Gubernur Sumbar Jangan Ngacir dari Pers

Padang, Scientia – Komisioner Komisi Informasi (KI) Sumbar, Adrian Tuswandi ikut berkomentar soal polemik surat minta sumbangan bertandatangan Gubernur Sumbar Mahyeldi. Ingat dia, keberanian Gubernur harus diasah dalam masalah ini.

“Jangan ngacir atau lari dari kejaran pers untuk sesuatu yang viral,” ingat Adrian.

Dia menilai, sebagai politisi paripurna seperti Mahyeldi pasti paham di mana pers itu berada dalam kancah pergulatan isu kemarin, hari ini dan ke depan.

“Buya Mahyeldi tinggal menggelar pers converence dengan seluruh media cetak online elektronik lokal dan nasional, sampaikan saja apa adanya,” jelas Adrian.

Namun jika jumpa pers digelar, Adrian menegaskan “Jangan mengintervensi judul dan lead, dan soal dugaan hukum, Pak Mahyeldi cukup sampaikan mengormati proses hukum.”

Lebih jauh pejabat yang biasa disapa Toik ini meminta agar Gubernur tidak membiarkan sebuah isueviral di era kekinian, viral di era digital ini adalah maha benar.

“Kondisi hiruk pikuk. Sumbar kekinian tidak bisa di padamkan dengan meng-cut pers tentang isu itu, atau memakai statement pihak lain. Hari ini informasi fakta dan terbuka itu publik maunya dari Buya Mahyeldi sendiri,” ujar Adrian yang juga Komisioner KI Sumbar dua periode. (pzv)

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *