Bukittinggi, Scientia – Pemerintah Kota (Pemko) Bukittinggi menargetkan sebanyak 1.000 siswa per sekolah divaksinasi Covid-19 di kota itu. Target
tersebut dimulai pada September 2021 ini.
Menurut plt Dinas Kesehatan Kota (DKK) Bukittinggi, Erwin Umar, guna mencapai target vaksinasi di sekolah tersebut, akan dikirim vaksinator dari seluruh Puskesmas yang ada.
“Selain menurunkan vaksinator ke sekolah-sekolah, turut pula petugas dari RSUD Bukittinggi. Semua para petugas itu sudah siap,” ujar Erwin kepada wartawan usai rapat di Kantor Cabang Dinas Wilayah I Sumatera Barat, Kamis (3/9/2021).
Ia katakan, pelaksanaan vaksinasi, mengacu Surat Keputusan Bersama (SKB) tiga Menteri yaitu, Menkes, Mendikbud dan Menag yang diumumkan pada Juli 2021. SKB, lanjutnya, menganjurkan vaksin terhadap siswa yang belajar tatap muka, sementara bagi siswa yang belum, cukup belajar daring saja.
“Adanya program vaksinasi di sekolah, kita ciptakan health Immunity pelajar 80 persen,” harapnya.
Menurut Erwin yang juga menjabat Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disparkim), saat ini vaksinasi di kota itu baru mencapai 33,36 persen.
“Nantinya setelah adanya pelajar SMP dan SMA sederajat lebih dari 12 ribu siswa, vaksinasi bisa mencapai target di atas 50 persen,” katanya.
Ditempat sama, Kepala Cabang Dinas (Kacabdin) Wilayah I Sumbar, Mardison mengatakan, berdasarkan SKB 3 menteri, Surat Edaran Gubernur dan Balai Dinas Pendidikan Sumbar, bahwa di level 3 dan 4, boleh mengadakan pembelajaran tatap muka jika sudah melakukan vaksinasi atau vaksinasi atas kesadaran sendiri.
“Pada Jumat dan Sabtu (3-4/9/2021), kita harapkan Pemko dan Kapolres Bukittinggi bisa menvaksin pelajar dengan capaian target 7.000 orang,” katanya.
“Kami juga akan membuka pelayanan di SMA Negeri 1, 2, 3, 4, 5 dan SMK 1 dan 2 Bukittinggi,” sambungnya.
Sebagaimana diketahui, pemerintah dari pusat hingga ke daerah telah menggencarkan program vaksinasi bagi pelajar. Hal tersebut dilaksanakan guna mendukung persiapan pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas.
Pemerintah juga telah memberi izin vaksinasi bagi pelajar dengan kategori usia 12-17 tahun, sejak awal Juli 2021. Program tersebut terus didorong pelaksanaannya di berbagai daerah.
Mencapai program itu, Kantor Cabang Dinas Wilayah I Sumbar, mengadakan pertemuan bersama kepala sekolah se-Bukittinggi mulai tingkat SMP dan SMA sederajat. Pertemuan digelar di di Aula kantor cabang dinas wilayah I Sumbar, Jln Lurus atau Jln Ahmad Karim. (aef)

Tinggalkan Balasan