
Bukittinggi, Scientia – Wali Kota Bukittinggi, Erman Safar mendukung pengembangan
sel landfil Tempat Pembuang Sampah (TPA) Regional di Payakumbuh yang dicanangkan Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah.
“Sementara ini, karena Bukittinggi sebagai pemanfaat terbesar dari TPA Regional Payakumbuh, maka kita harapkan pengembangan sel landfil tersebut terealisasi,” kata Wako di Bukittinggi usai kembali dari peninjauan TPA Regional Payakumbuh, Senin (13/9/2021).
Dikatakan, untuk merealisasikan pengembangan atau pembangunan TPA Regional, Gubernur akan menyurati Kementrian PUPR.
“Pengembangan sel landfil atau perluasan pembuangan sampah Regional tersebut rencananya akan dimulai pada 2022, namun hingga kini belum ada kepastian. Justru itu, Bapak Gubernur rencananya menyurati Kementrian PUPR,” sebut Wako.
Katanya, jika pengembangan sel landfil diharapkan menggunakan APBN, ternyata nantinya tidak terealisasi, pembiayaan akan dilakukan secara gotong royong.
“Sinyal demikian diisyaratkan Pemerintah Provinsi Sumbar yakni pembiayaan pengembangan TPA Regional akan diupayakan melalui dana hibah bersama,” sebutnya.
Sambil menunggu pengembangan dimaksud, tambah Erman, Pemerintah Kota Bukittinggi bersama Pemkab Agam berupaya mencari lokasi TPA baru.
“Hal tersebut telah dibicarakan dengan Bapak Bupati dan sesuai tata ruang Pemkab Agam lokasi baru itu berada di Kecamatan Palupuh,” tutupnya.
Sekedar diketahui, sedikitnya Kota Bukittinggi menghasilkan sampah setiap hari sekitar 120 ton. Dimana anggaran biaya pembuangan sampah setelah sampai di TPA Regional Payakumbuh dikenakan Rp20.000 per ton. (aef)

Tinggalkan Balasan