Wali Kota Pariaman, Genius Umar saat menjadi narasumber Webinar digelar oleh Universitas Sumaterat Barat (Unisbar) Pariaman. Kamis, (9/9).[foto : ist]

Isi Materi Webinar Pengembangan Ekonomi Kreatif, Ini Pesan Genius Umar

Wali Kota Pariaman, Genius Umar saat menjadi narasumber Webinar digelar oleh Universitas Sumaterat Barat (Unisbar) Pariaman. Kamis, (9/9).[foto : ist]
Wali Kota Pariaman, Genius Umar saat menjadi narasumber Webinar online yang digelar Universitas Sumaterat Barat (Unisbar) Pariaman. Kamis, (9/9).[foto : ist]
Pariaman, Scientia – Walikota Pariaman, Genius Umar berikan materi “Optimalisasi Peran mahasiswa dalam Pengembangan Ekonomi Kreatif (Ekraf)” untuk mahasiswa di kota itu. Materi itu diberikannya pada acara webinar yang digelar oleh Universitas Sumatera Barat (Unisbar) Pariaman. Kamis, (9/9)

Dalam materinya, Genius Umar menyampaikan, ekonomi kreatif atau creative economy adalah suatu konsep pengembangan ekonomi di bidang industri kreatif  dengan mengutamakan penggunaan Informasi dan Teknologi (IT).

“Dengan kemampuan IT ini, akan memudahkan kita melakukan transaksi elektronik melalui Market Place yang bisa dibeli orang dimana saja,” ujar Genius di Ruang Kerjanya.

Genius menjelaskan, ada beberapa jenis industri ekonomi kreatif, yakni periklanan, arsitektur, seni, kerajinan, desain, mode atau fashion dan media (film, video dan fotografi). Kemudian game atau permainan interaktif, seni pertunjukan, penerbitan dan percetakan, software, riset dan pengembangan,  musik, serta broadcasting atau penyiaran.

“jika ekonomi kreatif ini dikembangkan dengan strategi pemasaran yang handal.  Maka akan menjadi ekonomi kreatif dengan pemasaran yang lebih cepat, produktivitas yang tinggi, dan bisa diterima di masyarakat,” jelasnya.

Sementara itu, Genius juga berpesan, “orang yang cepat akan menjadi pemenang. Jika kita cepat berfikir dan dapat menciptakan kreatifitas yang baru, maka kita akan menjadi market leader atau pemenang,” sampainya. (Ajo)


Posted

in

by

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *