![Kadis Kesehatan Kota Pariaman Nazifah, sedang diwawancarai diacara Podcast Gandoriah Diskominfo Kota Pariaman. Jumat, (10/9). [foto : ist]](https://scientia.id/wp-content/uploads/2021/09/1631267949-WhatsApp-Image-2021-09-10-at-16.52.06.jpeg)
“Saat ini sebanyak 2035 orang pelajar dari SMA dan SMK Pariaman sudah kita vaksin mulai dari senin kemaren. Alhamdulillah semua pelajar tersebut sangat antusias sekali untuk mengikuti vaksinasi yang kami berikan buat mereka”, ujar Kadis Kesehatan Kota Pariaman, Nazifah diacara Podcast Gandoriah Diskominfo Kota Pariaman. Jum’at (10/9).
Dinas Kesehatan juga menargetkan pada rentang waktu dua minggu kedepan, vaksinasi bagi pelajar tingkat SLTA dan SMK sudah selesai. selanjutnya vaksinasi akan diberikan kepada pelajar SLTP yang ada di kota pariaman usia 12 tahun keatas.
Untuk vaksin yang diberikan kepada para pelajar yang ada di Kota Pariaman adalah Vaksin Sinovac, Azrazaneca dan Moderna. Vaksin yang diberikan akan disesuaikan dengan keinginan dan permintaan pelajar tersebut.
“Bagi anak-anak yang sudah divaksin, kalau bisa jangan melakukan pekerjaan atau tugas yang berat dan begadang dulu. Karena proses vaksin dalam tubuh kita sedang bekerja dan daya tahan tubuh masing-masing anak berbeda-beda,” sampainya.
Nazifah juga menyebutkan, reaksi yang timbul setelah vaksin, biasanya akan hilang dalam jangka waktu dua atau tiga hari. Jika reaksinya cukup berat, para pelajar bisa berobat ke rumah sakit rujukan yang telah kita sediakan yaitu RS Sadikin dan RSUD Pariaman.
“Untuk biayanya akan ditanggung oleh pemerintah,” terangnya.
Sementara itu, pemberian vaksin tahap kedua bagi pelajar, dijadwalkan 28 hari setelah vaksin pertama. Vaksin kedua tersebut bisa didapatkan di puskesmas yang ada di Kota Pariaman. (Ajo)
![Kadis Kesehatan Kota Pariaman Nazifah, sedang diwawancarai diacara Podcast Gandoriah Diskominfo Kota Pariaman. Jumat, (10/9). [foto : ist]](https://datalama.scientia.id/wp-content/uploads/2021/09/1631267949-WhatsApp-Image-2021-09-10-at-16.52.06.jpeg)
Tinggalkan Balasan