Bukitinggi, Scientia – Pusat Kota Bukitinggi atau taman Jam Gadang akhir Minggu ini sudah ramai lagi. Pantauan Scientia Sabtu (16/10/2021) malam, di taman itu dipadati para pengunjung.
Selain pengunjung dari berbagai usia mengisi dan menghabiskan akhir pekan, para pedagang asongan dengan berbagai dagangannya terlihat dengan ramah melayani konsumen mereka. Begitu pula pemusik jalanan, tidak ketinggalan turut menghibur.
Meski sudah mulai ramai pengunjung, sejak pagar pembatas masuk taman Jam Gadang dibuka beberapa Minggu lalu, namun masing-masing pengunjung tidak lupa menerapkan protokol kesehatan (prokes) dengan memakai masker.
Di pusat kota sejarah dan wisata itu dilengkapi pula tendon air untuk mencuci tangan. Dan petugas Satpol- PP juga ditugaskan Pemerintah Kota (Pemko) Bukittinggi menjaga keamanan sekaligus mengingatkan agar pengunjung jangan lupa selalu menerapkan prokes.
Di beberapa tempat lain dalam kota itu, seperti di lapangan Kantin yang berada wilayah Kodim 0304/ Agam juga ramai. Di lapangan tersebut dilengkapi pula sarana hiburan permainan anak-anak dan pusat kuliner.
Di taman Gulai Bancah by pass atau tepatnya di depan makam pahlawan nasional. Selama diterapkan level 4 maupun pembatasan kegiatan disebabkan Covid-19 sepi pedagang kuliner dan pengunjung, juga sejak sore mulai terlihat ramai.
*Alhamdulillah, geliat Kota Bukittinggi melalui berbagai aktivitas masyarakat, sudah terlihat sejak beberapa Minggu terakhir kasus Covid-19 melandai,” kata Wakil Wali Kota, Marfendi saat diminta tanggapannya.
“Mudah-mudahan semakin hari atau ke depan, kondisi pandemi semakin membaik. Dengan harapan sejumlah objek wisata dikunjungi wisatawan luar kota. Jika kondisi stabil tanpa ada pembatasan lagi, tentunya perekonomian masyarakat kota semakin membaik pula,” sambung Wawako berharap.
Ia tidak lupa mengingatkan, meskipun berbagai objek wisata terlihat ramai dikunjungi wisatawan menghabiskan akhir pekan, hendaknya tidak lupa tetap menerapkan prokes.
“Prokes sangat penting dan harus diterapkan selalu. Hal itu, akan menghindari kita dari penyebaran atau penularan Covid-19,” tutupnya. (aef)

Tinggalkan Balasan