Pemkab Asahan Terima 40 Ribu Dosis Vaksin

Kisaran, Scientia – Pemkab Asahan menerima sebanyak 40 ribu dosis vaksin Covid-19 dan alat kesehatan dari Pasar Modal Indonesia.

Bantuan tersebut diserahkan langsung Wakil Ketua Panitia HUT ke-44 Pasar Modal Indonesia Risa E. Rustam di Aula Melati Kantor Bupati Asahan, Jum’at (26/11/2021).

Wakil Bupati Asahan Taufik ZA Siregar,  mengatakan, bantuan vaksin covid-19 dan alat kesehatan ini sangat bermanfaat serta dibutuhkan saat ini dalam mempercepat penanganan covid-19.

Dia menjelaskan pelaksanaan dan pencegahan covid-19 serta pelaksanaan vaksinasi di Kabupaten Asahan sampai saat ini terus dilakukan, baik secara devensive maupun offensive.

“Kami terus berusaha membangun sinergi dan kolaborasi dengan berbagai pihak, baik TNI, POLRI, BUMN, Dunia Usaha, serta para relawan covid-19, untuk saling bahu membahu, bergandengan tangan melaksanakan berbagai macam kebijakan serta strategi agar covid-19 dapat segera berakhir,” tutur Wakil Bupati Asahan.

Sementara Direktur BEI merangkap Wakil Ketua Panitia HUT ke-44 Pasar Modal Indonesia Risa E. Rustam menyampaikan dukungan pasar modal Indonesia untuk mempercepat vaksinasi di Sumatera Utara, terutama di Kabupaten Asahan.

“Kondisi yang kondusif saat ini harus kita manfaatkan dengan baik untuk percepatan vaksinasi. Dimana jumlah masyarakat Kabupaten Asahan yang telah divaksin dosis 1 adalah sebesar 48%, serta dosis 2 sebesar 24%,” ucap Risa.

Hal ini adalah salah satu faktor yang membuat kami, pasar modal Indonesia tergerak untuk mendukung pemerintah Kabupaten Asahan dalam mempercepat pemberian vaksin kepada masyarakat.

Selanjutnya Risa mengatakan, secara keseluruhan penyelenggaraan sentra vaksinasi dalam rangka 44 tahun diaktifkannya kembali pasar modal Indonesia telah dilaksanakan di 22 wilayah Kota dan Kabupaten. Dan penyelenggaraan di Kabupaten Asahan, Sumatera Utara merupakan pelaksanaan ke-23.

Sedangkan Deputi Direktur Manajemen Strategis, EPK dan Kemitraan Pemerintah Daerah Andi Muhammad Yusuf mengatakan, Kegiatan vaksinasi tersebut juga sejalan dengan program 10 ribu vaksin OJK yang telah diselenggarakan sejak Juni 2021.

“Program vaksinasi merupakan momen yang baik untuk pemulihan perekonomian, karena diharapkan ekonomi dapat tumbuh secara nasional, yang turut dapat mendukung pertumbuhan regional,” ungkap Yusuf. (Hans)

 


Posted

in

by

Tags:

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *