
Pasbar, Scientia – Genjot peningkatan vaksinasi di Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar) Perwira BKO Polda Sumatera Barat (Sumbar), Kompol Ahmad Yani sukses melakukan akselerasi vaksinasi bersama Pengurus Masjid dan Pesantren setempat.
Pantauan di lokasi, keikutsertaan jamaah yang terdiri seribu jiwa dari kalangan masjid, 500 warga pondok pesantren itu, direalisasikan hanya dalam kurun waktu satu minggu terakhir.
Pencapaian itu, menjadikan sosok perwira menengah Polda Sumbar itu meraih jumlah tertinggi dalam giat akselerasi antara personel dari unsur perwira menengah dari Polda Sumbar di seluruh wilayah Kabupaten dan Kota di Sumbar.
Kompol Ahmad Yani SH MSi, saat dikonfirmasi, Minggu (28/11), terkait keberhasilannya tersebut mengatakan pencapaian itu diraih melalui pendekatan yang humanis kepada seluruh unsur tokoh masyarakat.
“Tanggung jawab kita semua untuk memberi penjelasan yang benar dalam meluruskan anggapan masyarakat tentang manfaat serta tujuan vaksinasi COVID-19 ini, sehingga dapat dipahami oleh semua pihak,” ungkapnya.
Dengan demikian, lanjutnya, masyarakat tidak lagi ragu-ragu mengikuti anjuran baik dari pemerintah terkait upaya memutus mata rantai penyebaran virus pandemi COVID-19 di Indonesia khususnya di wilayah hukum Polda Sumbar.
Menurutnya, sebagai aparatur negara ia bersama jajarannya dibawah komando kepemimpinan Kapolda Irjenpol Teddy Minahasa Putra, bertekad bisa mencapai target sasaran masyarakat yang mendapatkan vaksinasi tersebut.
“Hal itu merupakan salah satu pembuktian bahwa negara selalu hadir di tengah-tengah masyarakat dan siap menjaga serta mendampingi mereka dalam melewati masa pandemi yang masih berlangsung ini, ” ulasnya.
Tujuannya, lanjut Yani, tak lain adalah sebagai bentuk upaya memicu terciptanya kondisi kekebalan secara komunal atau kelompok dilingkungan kehidupan sosial bermasyarakat yang pada muaranya akan memicu populasi masyarakat memiliki daya tahan terhadap serangan virus tersebut.
Sehingga, lanjutnya, tatanan hidup dalam kenormalan baru pasca pandemi COVID-19 secara berangsur dapat dimulai dan masyarakat bisa kembali beraktivitas seperti biasanya baik dalam hubungan sosial kemasyarakatan hingga perekonomian.
Terpisah, salah seorang masyarakat peserta vaksin, Syarif (32 tahun), mengaku senang dengan upaya yang telah dilakukan oleh institusi Polri melalui jajaran Polda Sumbar.
“Secara perlahan cara pandang masyarakat sudah berubah, hal itu dapat dilihat dari antusiasme yang tinggi dari masyarakat untuk mendatangi gerai vaksin Sumdarsin yang berlangsung setiap hari,” katanya
Dari data yang diperoleh di lapangan giat Sumbar Sadar Vaksin (Sumdarsin) di wilayah hukum Polres Pasaman Barat itu, sukses mengajak 1.500 jiwa dari kalangan jamaah masjid dan pondok pesantren di daerah itu sebagai peserta vaksin COVID-19. (idn)

Tinggalkan Balasan