Pentingnya Pembinaan Pemuda Demi SDM Unggul

Padang, Scientia – Pemuda harus punya cita-cita dalam hidupnya karena pemuda merupakan penerus pemimpin bangsa di masa depan nanti.

Demikian disampaikan Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah saat membuka acara Rapat Koordinasi dan Sinkronisasi Program Kepemudaan dan Keolahragaan Kab/kota di The ZHM Premiere Hotel Padang, Kamis (2/12/2021).

Setiap individu bangsa Indonesia lanjutnya, harus memiliki mimpi. Namun mimpi yang harus berdasar pada ilmu pengetahuan. Indonesia sampai dengan saat bisa terwujud merupakan hasil dari mimpi.

“Jadi pemuda sekarang harus mempunyai cita-cita dan tujuan hidup agar di masa yang akan datang bisa menjadi penerus bangsa yang baik dan bagus,” kata Mahyeldi.

Dia yakin para muda yang hadir merupakan bagian dari generasi bangsa yang mencintai dan menciptakan kedamaian Bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Melalui acara ini, Gubernur berpesan kepada para pemuda yang hadir bercitacitalah yang tinggi, berprasangkalah yang baik, karena Allah SWT senantiasa mengiringi cita dan prasangka yang baik setiap hambaNya.

Selanjutnya Mahyeldi menyampaikan, tantangan pembangunan kepemudaan dan keolahragaan ke depan akan semakin berat, karena tuntutan era globalisasi, persaingan yang semakin kopentitif, pesatnya ilmu pengetahuan dan teknologi.

“Pemuda harus terus meningkatkan kualitas para pemuda, agar mampu bersaing,” ucap Mahyeldi.

Untuk itu, Gubernur minta semua pihak, mulai dari pemerintah daerah dan seluruh komponen masyarakat, agar memberikan perhatian serius, pada potensi ancaman penurunan kualitas bagi para pemuda. Seperti kenakalan remaja, Narkorba, dan sex bebas serta kerusakan moral lainnya.

Selain itu dalam upaya peningkatan prestasi olahraga di Sumatera Barat perlu kerjasama dari berbagai lini, seperti menghidupkan kembali persepakbolaan di Sumbar dan mencari bibit di sepak bola yang eventnya dimulai dari Nagari, Kab/Kota sampai ke tingkat Provinsi, perlu digiatkan event “Minangkabau Cup”.

“Dengan begitu semangat bertanding sepak bola semakin hidup di masyarakat kita. Dampak lain dari Minangkabau Cup adalah turut menggerakkan ekonomi serta menggerakkan anak-anak miuda usia 20 tahun dari berbagai pelosok menunjukkan bakatnya bermain bola,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Sumatera Barat Dedy Diantolani mengatakan, kegiatan rakor yang sudah diagendakan setiap tahun, dan merupakan kegiatan dalam upaya untuk mensinkronkan program kegiatan kepemudaan dan keolahragaan, maupun evaluasi terhadap capaian kinerja dan kegiatan yang telah dilaksanakan tahun 2021.

Termasuk mengetahui kendala-kendala yang dialami dalam melaksanakan program kepemudaan dan keolahragaan. Dengan rapat koordinasi sinkronisasi ini diharapkan program-program kepemudaan dan keolahragaan dapat terintegrasi dengan program pemerintah pusat, provinsi dan kabupaten/kota.

“Tujuannya jelas untuk meningkatkan pembinaan kepemudaan maupun keolahragaan sehingga dapat berjalan sesuai apa yang diharapkan,” sebutnya.

Dia juga minta agar semua pemangku kepentingan di bidang olahraga dan kepemudaan kompak dan bersinergi serta bekerjasama, sehingga ke depan pembinaan kepemudaan dan keolahragaan bisa lebih baik dari tahun sebelumnya.

“Sebagus apa pun program kalau tidak dijalankan secara sinergi maka akan percuma. Makanya mari kita sinergikan kegiatan pembinaan kepemudaan dan keolahragaan,” ajaknya.

“Sumber daya manusia yang unggul akan mengantarkan negara kita untuk maju,” tambahnya. (nov)


Posted

in

by

Tags:

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *