Izin Penggunaan Lahan Hutan Lindung Rampung, Jalan Pasar Baru Bayang – Alahan Panjang Segera Tuntas

Jakarta, Scientia – Direktur Jenderal (Dirjen) Konservasi Sumberdaya Alam dan Ekosistem Ir. Wiratno, MS menandatangani naskah kerjasama dengan Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi, tentang penggunaan kawasan hutan konservasi Suaka Margasatwa Arau Hilir untuk pembangunan jalan antara Pasar Baru – Alahan Panjang.

Penandatanganan dilakukan di Ruang Rapat Dirjen KSDAE Gedung Manggala Wanabakri, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Jakarta, Rabu (8/12/2021) lalu.

Setelah penandatanganan Naskah kerjasama dilanjutkan dengan penandatanganan Perjanjian Kerjasama antara Kepala BKSDA dengan Kepala Cipta Karya Bina Marga dan Tata Ruang Provinsi Sumatera Barat.

Perjalanan panjang yang dilalui untuk proses legalisasi penggunaan kawasan hutan, akhirnya pembangunan jalan yang menghubungkan Kabupaten Solok (Alahan Panjang) dan Kabupaten Pesisir Selatan (Pasar Baru) dapat dilaksanakan secara legal.

Untuk diketahui, panjangnya mencapai 60 Km, pembangunan jalan Pasar Baru –
Bayang – Alahan Panjang ini sangat strategis guna mengembangkan sektor ekonomi di dua kabupaten itu. Selain itu juga akan membuka salah satu daerah terisolir di Kabupaten Solok, yakni Garabak Data.

Dirjen KSDAE menyampaikan, bahwa Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan mendukung terlaksananya pembangunan daerah, termasuk pembangunan jalan dalam kawasan hutan dan mengintruksikan agar BKSDA melakukan bimbingan teknis dalam pelaksanaannya.

Gubernur Sumatera Barat menyampaikan ucapan terimakasih atas dukungan Dirjen KSDAE dan telah ditandatanganinya Naskah Kerjasama dan Perjanjian Kerjasama pembangunan jalan provinsi pada kawasan konservasi.

Diharapkan dengan pembangunan jalan ini akan meningkatkan arus barang dan jasa di kedua kabupaten, hasil pertanian, hasil perikanan, sekaligus sebagai lokasi jalur evakuasi bencana dan rute ekowisata.

Acara penandatanganan PKS juga dihadiri oleh Bupati Solok Epyardi Asda, Kadis Kehutanan, Kadis CKBMTR, Kepala Bappeda, Biro Pemerintahan. Hadir juga Kepala BKSDA Provinsi Sumatera Barat dan Sekretaris Dirjen KSDAE. (pzv)

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *