Jangan Salahgunakan Fasilitas Tandon Air

Bukittinggi, Scientia – Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Bukittinggi, mengharapkan kerjasama yang baik dengan masyarakat terkait penggunaan air dalam tandon yang disediakan di tempat keramaian.

Damkar sebagai salah satu SKPD yang bertanggung jawab atas isi ulang air tandon sebagai sarana protokol kesehatan (Prokes) dan harus dipergunakan untuk mencuci tangan.

“Jadi, tandon yang diletakkan di tempat keramaian seperti di terminal bus Aur Kuning itu, tidak diperbolehkan untuk mencuci piring atau mencuci kain lap. Kecuali hanya mencuci tangan,” kata Kadis Damkar, Martias Bayu, kepada wartawan di kota itu, Sabtu (11/12/2021).

Ia menerangkan, kapasitas tandon berisikan air sebanyak 500 liter dan jika dipergunakan sebagai sarana mencuci tangan bisa mencukupi 5 hari.

Pihaknya terus mengingatkan kegunaan air tersebut jangan sampai dipergunakan untuk hal lain. Jika diketahui dimanfaatkan masyarakat seperti mencuci piring dan kain lap, keberadaan tandon bisa dipindahkan ke tempat lain.

“Jangan sampai keberadaan tandon di terminal itu dipindah ke tempat lain seperti yang terjadi di Pasar Bawah,” katanya.

Di Pasar Bawah tersebut, lanjut dia, setelah diingatkan kepada masyarakat pedagang kegunaan air hanyalah untuk mencuci tangan. Namun masyarakat tidak mengindahkan dan akhirnya dipindah ke tempat lain.

“Kami pindah selama kurang lebih selama seminggu. Tapi, masyarakat pedagang mohon dan berjanji air tidak dipergunakan mencuci berbagai peralatan lagi, kecuali hanya mencuci tangan. Akhirnya tandon air diletakkan kembali ke tempat semula,” jelasnya. (aef)


Posted

in

by

Tags:

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *