Upgrade Kapasitas, 75 Capkep Pasaman Barat Ikuti Diklat

Pasbar, Scientia – Sebelum bertugas, sebanyak 75 calon kepala sekolah (Cakep) di Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar) diberikan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat).

Pelatihan bagi Cakep itu ditutup Plt Kepala Dinas Pendidikan Pasaman Barat (Pasbar) Agusli, mewakili Bupati Kabupaten setempat di Kampus V UNP, Bukit Tinggi Senin (19/12/2021) lalu.

Diklat diikuti sebanyak 75 orang peserta yang terdiri dari 2 orang Cakep taman kanak-kanak, 49 orang guru Sekolah Dasar dan 23 orang guru Sekolah Menengah Pertama.

Plt Kepala Dinas Pendidikan Pasaman Barat di Dampinggi Sekretarisnya Pramana Yose, Rabu (22/12/2021) saat dikonfirmasi mengatakan, Diklat Calon Kepala Sekolah merupakan salah satu upaya untuk mempersiapkan SDM Aparatur yang kompeten. Melalui diklat itu diharapkan berdampak pada peningkatan kualitas pelayanan publik disektor pendidikan.

“Untuk itu saya minta kepada seluruh peserta diklat harus mampu mengaplikasikan seluruh materi diklat sebagai pedoman dalam melaksanakan tugas sehari-hari,” sebutnya.

Ia menambahkan, Diklat Calon Kepala Sekolah di lingkungan Pemkab Pasbar yang berlangsung semenjak 10 Oktober-19 Desember 2021 itu bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan kompetensi managerial bagi Calon Kepala Sekolah.

“Tujuannya agar peserta calon kepala sekolah mampu memahami tentang standar kepala sekolah dan mampu mengelola dan mengkoordinasikan penjaminan mutu pendidikan dengan stakeholder dunia pendidikan, serta mampu meningkatkan pengetahuan, ketrampilan dan sikap pada dimensi – dimensi kompetensi, kepribadian, manajerial, kewirausahaan, supervisi dan interaksi sosial,” jelasnya.

Tahapan diklat calon kepala sekolah disampaikan Agusli, diawali dengan on the job training (OJT) dan di lanjutkan diklat in service training (IST) selama 300 jam dalam empat 4 sesi,” jelasnya.

Selain itu Agusli menambahkan Diklat tersebut di bimbing langsung oleh Prof Dr jamaris, Dr.Yahya dan Dr.Irsyad, mudah-mudahan dengan adanya Diklat para Cakep di Pasbar bisa pengembangan diri dan aktif berpartisipasi pada program Mendikbudristek Dikti pada program guru penggerak dan sekolah penggerak.

“Sebelum mengikuti Diklat Cakep 75 orang peserta harus melalui seleksi administrasi yang dilaksanakan oleh LP3M Universitas Negeri Padang bekerjasama dengan LP2KS Solo,” ulasnya. (Idn)


Posted

in

by

Tags:

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *