Suasana musyawarah KKG yang diikuti guri SDN se-Kevamatan Pariaman Timur. [Foto : ist)

Guru SD di Kota Pariaman Ikuti Musyawarah KKG

Suasana musyawarah KKG yang diikuti guri SDN se-Kevamatan Pariaman Timur. [Foto : ist)
Suasana musyawarah KKG yang diikuti guri SDN se-Kevamatan Pariaman Timur. [Foto : ist)
Pariaman, Scientia – Para guru Sekolah Dasar Negeri (SDN) se-Kecamatan Pariaman Timur (Partim) mengikuti musyawarah Kelompok Kerja Guru (KKG) di SDN 04 Kajai. Kegiatan ini merupakan aktifitas rutin yang diselenggarakan setiap bulannya guna mengevaluasi kinerja para guru serta merumuskan program-program strategis untuk kemajuan sekolah dasar. Sabtu, (22/1)

Musyawarah tersebut diikuti sekitar 190 orang guru se-kecamatan setempat, dan dihadiri Pengawas Pembina SDN se-Kecamatan Pariaman Timur, Redawati serta Ketua Musyawarah Kelompok Kerja Kepala Sekolah (MK3S), Buyung.

Dalam sambutannya, Pengawas Pembina SDN se-Kecamatan Pariaman Timur, Redawati mengatakan, musyawarah KKG kali ini mengusung tema, “KKG yang Lebih Bermakna”.

“Melalui KKG yang lebih bermakna ini kita jalankan kegiatan-kegiatan yang bermanfaat untuk kemajuan sekolah dasar se-Kecamatan Pariaman Timur,” ujar Redawati.

Keberhasilan sebuah sekolah, kata Redawati, dipengaruhi oleh kerjasama komponen tenaga pendidik, tenaga kependidikan, dan unsur lainnya dalam merealisasikan program-program strategis. Menurutnya, tergeraknya semua komponen tersebut, tentu saja dibutuhkan sikap kemimpinan dari kepala sekolah.

“Kemudian yang paling penting, adanya evaluasi dan tindak lanjut dari setiap program yang telah dilaksanakan. Sebuah kegiatan tanpa evaluasi dengan maksimal maka kegiatan tersebut tidak akan optimal hasilnya,” katanya.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Musyawarah Kerja Kelompok Kepala Sekolah (MK3S) Kecamatan Pariaman Timur, Buyung mengapresiasi guru-guru yang telah bersedia mengikuti kegiatan ini. Dia mengatakan, KKG merupakan wadah bagi guru dalam menuangkan ide dan pemikiranya terkait program dan pelatihan untuk menciptakan guru-guru yang cakap dibidangnya masing-masing.

“Nah melalui KKG inilah kita ciptakan guru-guru yang berkompeten sesuai bidangnya,” ujar Buyung kepada Scientia.id.

Buyung menyampaikan, kegiatan misyawarah KKG ini sempat terhenti selama tiga bulan. Hal ini disebabkan para guru difokuskan untuk menulis buku BSM.

“Alhamdulillah, hari ini KKG dapat kembali terlaksana, dan buku BSM yang ditulis juga telah dilauncing oleh Pemerintah Kota Pariaman. Itu semua berkat kerjasama, loyatitas dan kerja keras guru-guru di Kecamatan Pariaman Timur,” sampainya.

Sementara itu, selain musyawarah, kegiatan tersebut sekaligus melengkapi kepengurusan KKG Partim yang diketuai oleh Wahyudi.(Ajo)


Posted

in

by

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *