Pengurus PCNU Pessel saat sowan ke kediaman salah satu kyai di Bengkulu. Minggu, (23/1). [foto :ist]

Pengurus PCNU Pessel Sowan ke Salah Satu Kyai di Bengkulu

Pengurus PCNU Pessel saat sowan ke kediaman salah satu kyai di Bengkulu. Minggu, (23/1). [foto :ist]
Pengurus PCNU Pessel saat sowan ke kediaman salah satu kyai di Bengkulu. Minggu, (23/1). [foto :ist]
Pesisir Selatan, Scientia – Pengurus Cabang Nahdhatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) bersilaturahmi atau sowan ke kediaman pengasuh Pondok Pesantren Darussalam Tegalrejo Padang Jaya Argamakmur Bengkulu, Kyai H. Muhsin Ali. Kunjungan itu dimaksudkan untuk mendapatkan petunjuk atas sebuah permasalahan, barokah, serta do’a dari kyai.

Demikian disampaikan Ketua PCNU Pessel, Subiyanto usai melakukan kunjungan tersebut. Dia berharap kunjungan itu memberikan keberkahan kepada semua pengurus NU disemua tingkatan agar sukses berkhidmad dalam membesarkan NU.

“Seperti yang dianjurkan oleh Rasulullah SAW, bahwa bersilaturahim dapat menjadikan umur dan rezeki bertambah panjang. Sowan ini juga dapat dilakukan oleh santri secara individu atau bersama-sama,” ujar Subiyanto. Minggu, (23/1).

Selain itu, Sekretaris PCNU Pesisir Selatan, Eko Wahyudi mengatakan, sowan ini juga merupakan tradisi turun-temurun yang dilakukan oleh warga Nahdliyyin dan para santri dari dulu hingga sekarang. Para santri meyakini benar bahwa seorang kyai yang alim dan zuhud jauh lebih dekat kepada Allah SWT dibandingkan manusia pada umumnya.

“Karena itulah para santri sangat mengharapkan do’a dari para kyai. Sebab do’a itu nilainya lebih dari segudang harta. Ini juga di diistilahkan dengan tabarrukan. Yakni mengharapkan berkah dari do’a kyai yang mustajab karena kezuhudan, kewira’ian dan ke’alimanya,” kata Eko

Oleh karena itu, kata Eko, dengan cara menjaga tradisi tersebut, nilai positif yang tersimpan dari tradisi sowan yaitu sikap optimisme dalam menghadapi berbagai permasalahan yang ada.

“Inilah yang disebutkan dalam hadist yang diriwayatkan Bukhari dan Muslim “Barangsiapa yang ingin dipanjangkan usianya dan dibanyakkan rezekinya, hendaklah ia menyambungkan tali persaudaraan (silaturrahim),” tutup Eko. (Red)


Posted

in

by

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *