Bupati dan Wakil Bupati Pasaman Barat, tinjau satu persatu posko pengunsian. Senin, (7/1) [foto : ist)

Pemkab Pasbar Pastikan Kebutuhan Masyarakat di Posko Pengunsian Tercukupi

Bupati dan Wakil Bupati Pasaman Barat, tinjau satu persatu posko pengunsian. Senin, (7/1) [foto : ist)
Bupati dan Wakil Bupati Pasaman Barat, tinjau satu persatu posko pengunsian. Senin, (7/1) [foto : ist)
Pasbar, Scientia – Bupati Pasaman Barat Hamsuardi bersama Wakilnya Risnawanto meninjau posko pengunsian korban gempa satu persatu. Tinjauan pemimpin daerah tersebut dimaksudkan untuk mengecek kondisi masyarakat, sekaligus melihat sejauh mana penyaluran bantuan dari pemerintah maupun pihak lain diterima secara merata.

Hamsuardi didampingi Risnawanto mengatakan, bantuan yang sudah disalurkan pemerintah daerah maupun pihak lainnya harus diberikan secara merata kepada korban gempa.  Sehingga tidak ada masyarakat yang merasa tidak diperhatikan, terutama di posko yang aksesnya cukup sulit seperti di Jorong Tombo Abu.

“Harus kita pastikan kesehatan, dan keadaan masyarakat di posko pengunsian. Termasuk kebutuhan pangan dan peralatannya di sana, apakah tersedia atau tidak. Untuk itu, kalau ada yang kurang laporkan kepada kami,” ujar Hamsuardi.

Hamsuardi menyebutkan, saat ini sebagian masyarakat yang mengungsi di posko utama sudah kembali ke rumahnya masing-masing. Beberapa di antaranya adalah masyarakat Kajai, terkhusus masyarakat Timbo Abu dan Mudiak Simpang.

Kepulangan tersebut difasilitasi oleh pemerintah daerah dengan menyediakan bus untuk mengantarkan pengungsi sampai ke rumahnya masing -masing.

Selain itu pada kesempatan yang sama, Wakil Bupati Risnawanto mengingatkan masyarakat pengungsi bahwa masa tanggap darurat untuk bencana gempa tersisa tiga hari lagi. Untuk itu, masyarkat pengunsi dihimbau untuk pindah ke depan rumah masing-masing atau menempati rumah yang masih layak di gunakan.

Namun apabila tidak layak, nanti ada rumah hunian sementara yang akan dibangun oleh pemerintah. Sehingganya proses pendataan dari pusat terhadap masyarakat terdampak gempa mudah dilakukan dan merata secara keseluruhan.

“Hal ini atas dasar himbauan dari pemerintah pusat, yang mana pusat akan membantu perbaikan rumah masyarakat. Pemerintah pusat akan mendata setiap rumah yang rusak sesuai kategori yang ada, apakah rusak ringan, sedang dan berat,” jelasnya. (Idn)

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *