
Pariaman, Scientia – Karang Taruna Tigo Sapilin, Desa Punggung Lading, Kota Pariaman datangi Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Kota Pariaman. Hal ini karena, sudah dua kali, serah terima jabatan kepala desa di desanya diundur-undur.
Ketua Karang Taruna Tigo Sapilin Aldino Husnaidi mengatakan keinginan mendatangi Pemko ini karena sudah geram. Sebab, pengunduran agenda serah terima jabatan tidak atau tanpa pemberitahuan sebelumnya atau mendadak.
“Kami ingin mempertanyakan kenapa ada pengunduran jadwal. Ini sudah dua kali. Tanpa aba-aba. Padahal, prosesi sertijab sudah banyak yang disiapkan, undangan sudah disebarkan, kursi dan tenda sudah disiapkan,” katanya.
“Anehnya hal ini hanya terjadi di Desa kami, Punggung Lading. Awalnya tanggal 17 Maret, diundur jadi 24 Maret, sekarang (satu hari lagi) diundur lagi jadi 29 Maret,” ungkap Dino.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Hendri selaku penyambut audiensi mengatakan, tak perlu merisaukan hal tersebut, apalagi mengaitkan dengan hal politik. Ia mengutarakan pengunduran tersebut lantaran Walikota sedang tugas luar daerah.
“Bapak Walikota Genius sedang di luar kota, ada tugas yang tidak bisa ditinggalkan. Sertijab tersebut nanti akan akan dihadiri oleh Wakil Walikota Mardison Mahyudin,” katanya. (sdq)

Tinggalkan Balasan