![Bupati Dharmasraya Sutan Riska. [foto : ist]](https://scientia.id/wp-content/uploads/2022/04/WhatsApp-Image-2022-03-30-at-13.04.47.jpeg)
Rakor tersebut dihadiri oleh Kapolres Dharmasraya AKBP Nurhadiansyah SIK, Dandim 0310/ SSD Letkol (Inf) Endik Hendra Sandi, dan Ketua MUI, Aminullah Salam. Juga hadir Ketua LKAAM M Haris Tuanku Sati, Sekda Adlisman, Kepala OPD dan wali nagari se-kabupaten setempat.
Bupati Dharmasraya, Sutan Riska Tuanku Kerajaan mengatakan, pemerintah menetapkan bahwa pelaksanaan aktivitas ibadah Ramadan telah boleh dilakukan sepenuhnya di masjid dan musala yang ada.
“Ramadan tahun ini, masjid akan dibuka sepenuhnya, agar umat muslim dapat melaksanakan ibadah secara khusyuk,” ujar Sutan Riska.
Selain itu kata Sutan Riska, pihaknya juga melakukan pemantauan terhadap fluktuasi harga kebutuhan pokok di pasar-pasar tradisional. Sebab, kerap sekali kebutuhan pokok mengalami kenaikan saat memasuki bulan Ramadan.
“Pemantauan kenaikan harga bahan pokok ini sangat penting, karena jangan sampai selama Ramadan, umat muslim kekurangan dan pusing akan memenuhi kebutuhannya sehari-hari. Terutama untuk memenuhi menu makanan untuk berbuka,” katanya.
Pengawasan standar kesehatan makanan dan minuman, tidak kalah penting untuk terus dilakukan, terutama makanan yang dijual di pasar-pasar pabukoan. Agar makanan tersebut benar – benar layak dikonsumsi dan memiliki nilai gizi.
“Tentunya makanan itu harus terbebas dari zat kimia berbahaya yang membahayakan pengonsumsi,” tegas Sutan Riska.
Sementara itu, Bupati juga meminta BPBD untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap bencana – bencana yang akan terjadi. Terutama bencana kebakaran yang sangat rawan terjadi pada bulan Ramadan ini.
“Kami minta pihak BPBD agar dapat terus meningkatkan kewaspadaan, karena musibah bisa saja sewaktu-waktu akan datang,” sampainya. (klq)
![Bupati Dharmasraya Sutan Riska. [foto : ist]](https://datalama.scientia.id/wp-content/uploads/2022/04/WhatsApp-Image-2022-03-30-at-13.04.47.jpeg)
Tinggalkan Balasan