
Padang Panjang, Scientia – Walikota Padang Panjang Fadly Amran melantik pengurus Forum Jurnalis Keterbukaan Informasi Publik Padang Panjang. Pelantikan dilaksanakan di Mifan, Kamis (31/03).
Dalam pelantikan itu, Fadly mengatakan tanpa adanya keterbukaan informasi publik negara bakal gaduh. Bagi Fadly, keterbukaan atau transparan adalah kunci konfusifitas negara.
“Seperti penanganan Covid-19 kemarin jika tidak transparan dan terbuka bisa gaduh rakyat dengan pemerintahan,” katanya.
Menurut Fadly tidak eranya lagi tertutup karena saat ini semua mudah, murah dan cepat, diakses apapun program pemeritnahan untuk masyarakatnya.
“Saya harap JKIP mampu bersinergi dengan PPID Utama dan Pembantu di Pemko Padang Panjang, memperkuat bahwa keterbuakan informasi publik, transparan dalan pengelolaan pemerintahan kota kita,” ujar Fadly.
“Tanda transparansi Kota Padang Panjang, hari ini, hadir semua organisasi perangkat daerah kecuali dari Dinas PU yang mungkin ada kegiatan lain,” ujar Fadly
Ketua Komisi Informasi Sumbar Nofal Wiska mengatakan Padang Panjang menjadi roh model pengelolaan informasi publik. Padang Panjang kota informatif 2021.
“Tak ada yang protes karena penilaian ini, ini adalah fakta,” ujar Nofak Wiska. (pzv)

Tinggalkan Balasan