Plt Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Padang Pariaman saat monitoring di Pantai Panjang Nagari Katapiang, Kecamatan Batang Anai. Rabu, (27/04). [foto : ist]

Disparpora Padang Pariaman Cek Kesiapan Sarana dan Keamanan Objek Wisata Pantai

Plt Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Padang Pariaman saat monitoring di Pantai Panjang Nagari Katapiang, Kecamatan Batang Anai. Rabu, (27/04). [foto : ist]
Plt Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Padang Pariaman saat monitoring di Pantai Panjang Nagari Katapiang, Kecamatan Batang Anai. Rabu, (27/04). [foto : ist]
Padang Pariaman, Scientia – Jelang masuknya libur lebaran 2022,Plt Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Padang Pariaman, Muhammad Fadhly melakukan monitoring ke Pokdarwis Nagari Katapiang, Kecamatan Batang Anai. Kunjungan itu dimaksudkan untuk melihat kesiapan pelaku wisata dalam menerima kedatangan pengunjung wisata di wilayah Pantai Panjang nagari setempat. Rabu, (27/04).

Pada saat monitoring, Fadhly didampingi Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Padang Pariaman Budi Mulya dan Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Pantai Panjang Ketapiang Hardimus.

Dalam monitoring itu, mereka melakukan pengecekan terhadap sarana wisata di lokasi tersebut. Di antaranya rumah makan, toilet, tempat salat serta kesiapan pengamanan pantai. Sedangkan yang menjadi fokus kunjungan itu adalah soal pengamanan pantai, sebab sering kali adanya pengunjung wisata yang hanyut di laut.

“Kita harus mengantisipasi hal ini dari awal, agar Pokdarwis siaga dengan petugas yang dilatih untuk pengamanan pantai. Sehingga tidak ada lagi korban, seperti terjadi beberapa tahun lalu. Makannya, hari ini dilakukan monitoring bersama Kalaksa BPBD,” tuturnya.

Sementara itu, Kalaksa BPBD, Budi Mulya menghimbau kepada pengunjung wisata untuk selalu memperhatikan keselamatan saat bermain di area tepi pantai. Pengunjung juga diharapkan mendengarkan arahan Life Guard Pokdarwis, mengingat daerah pantai adalah daerah rawan bencana dan cuaca ekstrem. Apalagi, potensi pengunjung wisata yang besar tentunya juga diikuti oleh tingginya risiko keamanan.

“Kami menempatkan 6 orang life guard untuk memantau para pengunjung. Keenamnya telah kami beri pelatihan beberapa waktu lalu,” kata Budi Mulya.

Beberapa waktu lalu, kita telah melatih life guard se-Kabupaten Padang Pariaman dan menurut data, disini ada 6 (enam) orang life guard, ungkapnya. Ia melanjutkan Potensi pengunjung wisata yang besar tentunya juga diikuti oleh tingginya risiko keamanan bagi pengunjung.(mwp)

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *