Buka Suara, Eks NII Akui Pernah ‘Jarah’ Uang Satu Milyar

Setiawan alias Kurniawan, mantan NII.

Dharmasraya, Scientia – Perhelatan cabut massal baiat yang sudah dilakukan kepada NII di Dharmasrara menjadi momentum memberantas tuntas NII.

Setelah cabut baiat, ratusan eks NII langsung disambut dengan sumpah setia pada NKRI dan harus mengakui konsensus negara.

Adapun Setiawan, eks NII, berani buka suara soal pengalamannya di NII. Akunya, ia sendiri adalah perekrut terpopuler di kalangannya. Ia bernama KTP Kurniawan.

Ia sudah merekrut anggota baru dari 1999 hingga 2003. Sejumlah anggota dari berbagai daerah berhasil dimasukkannya.

“Perekrutan menggunakan pendekatan kearifan lokal, itu cukup mudah, dan berefek bagaikan virus yang menyebar, juga tidak mudah ketahuan,” katanya.

“Camp besarnya di Jakarta,” katanya.

Ia juga secara tegas mengatakan pernah menjarah harta sekitar Rp1 M. Dana ini yang akan dipakai untuk bergerilya cari anggota.

“Anggota yang menyusup sebagai pekerja rumah tangga, saat tuan rumah sedang di luar, anggota ini menjarah harta majikan,” katanya.

“Saya pernah cash dalam sehari Rp1 Milyar. Tinggal siapkan tim kita. Ubah identitas, cari lowongan pembantu di Pondok Indah,” katanya.

“Bagi NII orang yang tidak Islam Kaffah dan mendukung Negara Islam adalah kafir dan hartanya halal untuk diambil,” katanya.

“Saya menyesal pernah NII, pas keluar dari NII saya sering diteror oleh sesama, di dalam masyarakat saya juga sering kena kucil,” segalanya. (tnl)


Posted

in

by

Tags:

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *