Anggota DPD RI, Leonardy Harmainy saat menyerahkan buku sosialisasi empat pilar kepada peserta. Jum'at (29/4)

Leonardy Harmainy Gandeng GP Ansor dan JPS Sumbar Sosialisasikan Empat Pilar

Anggota DPD RI, Leonardy Harmainy saat menyerahkan buku sosialisasi empat pilar kepada peserta. Jum'at (29/4)
Anggota DPD RI, Leonardy Harmainy saat menyerahkan buku sosialisasi empat pilar kepada peserta. Jum’at (29/4)

Padang, Scientia – Anggota DPD RI, Leonardy Harmainy bekerjasama dengan PW GP Ansor Sumbar dan Jaringan Pemred Sumbar (JPS), menggelar sosialisasi Empat Pilar dalam Kehidupan Berbangsa dan Bernegara di Aula Kanwil Kemenag Sumbar. Jum’at (29/4)

Leonardy mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk memasyarakatkan pilar – pilar kebangsaan yaitu dasar dan ideologi negara, UUD, bentuk negara, serta semboyan negara. Untuk itu, sosialisasi ini mesti menjadi upaya untuk meningkatkan kecintaan rakyat terhadap NKRI, mengamalkan nilai-nilai Pancasila, mendorong persatuan di antara perbedaan dan melaksanakan UUD 1945.

“Intinya soialisasi ini untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat agar selalu menjaga keutuhan NKRI,” ujar Leonardy Harmainy.

Karena itu, Leonardy berharap GP Ansor dan JPS Sumbar dapat menjadi perpanjangan tangan dari pemerintah untuk menyosialisasikan empat pilar ke masyarakat. Selain itu, kata Leonardy, pemahaman terhadap 4 pilar NKRI, juga efektif dalam menangkal korupsi di tubuh pemerintahan.

“Setidaknya nilai – nilai ketuhanan menjadi landasan bagi warga negara Indonesia dalam setiap kegiatan yang dilakukannya, terutama kader – kader Ansor,” katanya.

Sementara itu, Ketua GP Ansor Sumbar, Rahmat Tk Sulaiman berterima kasih kepada atas kepercayaan Leonardy untuk melibatkan Ansor dalam pelaksanaan kegiatan sosialisasi empat pilar ini. Menurutnya, sosialisasi ini merupakan ikhtiar bersama untuk menjaga keutuhan serta kesatuan Indonesia dengan segala perbedaan yang ada.

“Kegiatan ini sangat relevan menjadi solusi agar tidak terjadinya perpecahan di negara ini,” kata Rahmat.

Ketua Baznas Kabupaten Padang Pariaman itu juga berpesan kepada seluruh generasi muda, terutama kader GP Ansor di seluruh kabupaten dan kota untuk berkomitmen mencegah dan mengatasi infiltrasi budaya yang datang dari luar.

“Generasi muda itu perlu menjaga nilai – nilai lama yang baik, dan membuka diri untuk menerima nilai – nilai baru yang lebih baik,” katanya. (Ajo)


Posted

in

by

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *