Muhammad Khadafi, Anggota Bawaslu Sumbar Periode 2022-2027. [foto : ist]

Profil Muhammad Khadafi, Anggota Bawaslu Sumbar Periode 2022-2027

Muhammad Khadafi, Anggota Bawaslu Sumbar Periode 2022-2027. [foto : ist]
Muhammad Khadafi, Anggota Bawaslu Sumbar Periode 2022-2027. [foto : ist]

Padang, Scientia – Ketua Bawaslu Kota Payakumbuh, Muhammad Khadafi telah lulus uji kelayakan dan kepatutan calon anggota Bawaslu Provinsi Sumatera Barat. Sekarang, Khadafi resmi menjabat sebagai komisioner Bawaslu Sumbar masa jabatan 2022-2027.

Hal itu berdasarkan surat keputusan Bawaslu Republik Indonesia (RI) dengan nomor : 316/KP.01.00/KI/09/2022 yang dikeluarkan pada tanggal 17 September kemarin.

Profil Muhammad Khadafi

Muhammad Khadafi adalah putra asli Padang Pariaman yang lahir di Sungai Geringging pada 10 September 1982. Ia merupakan anak laki-laki ke 7 dari 19 orang bersaudara yang terdiri dari 13 orang laki-laki dan 6 orang perempuan.

Khadafi merupakan alumni mahasiswa Sistem Informasi STMIK Jayanusa Padang yang aktif berorganisasi di dalam dan luar kampus. Ia pernah menjabat sebagai Presiden Mahasiswa pada tahun 2006-2009 dan Pimpinan Umum Tabloid Info Clik pada tahun 2005-2007.

Salain di kampus, Khadafi juga pernah menjadi Ketua organisasi paguyuban Ikatan Mahasiswa Piaman Raya (Imapar) Kota Padang pada tahun 2006-2008. Tak kalah pentingnya, ia pernah diamanahkan sebagai sekretaris kelompok seniman jalanan (Posekja) Palapa.

Setelah itu, Khadafi juga diamanahkan sebagai Sekretaris Pengurus Cabang Nahdhatul Ulama (PCNU) Kota Payakumbuh pada tahun 2014-2017.

Sebelum di berkarir sebagai penyelenggara, Presiden mahasiswa STMIK Jayanusa Padang ini bekerja sebagai saudagar diberbagai bidang, terutama grosir sepatu. Bahkan dirinya pernah menjadi penjual koran terminal Aur Kuning Kota Bukittinggi pada masa sekolah.

Berbagai duka cita yang telah dilewati Khadafi, seorang Ayah dengan 4 orang anak ini, akhirnya mendedikasikan dirinya sebagai penyelengara Pemilu.

Perjanan karir Khadafi sebagai penyelenggara Pemilu berawal pada tahun 2016 sebagai Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Payakumbuh hingga tahun 2018. Kemudian di 2018, ia melanjutkan karir penyelenggara sebagai Ketua Bawaslu Kota Payakumbuh.

Setelah 8 tahun bergelut di dunia penyelanggara di tingkat kabupaten dan kota, saat ini sarjana Sistem Informasi STMIK Jayanusa Padang ini dipercaya kembali jadi Komisioner Bawaslu di tingkat Provinsi Sumatera Barat.

Tentu saja ini merupakan perjalanan luar biasa yang telah dicapai Khadafi sebagai penyelenggara Pemilu. Sebab, menjadi seorang komisioner memerlukan pengetahuan dan keahlian khusus dalam pelaksanaan Pemilu, terutama terselenggaranya Pemilu yang demokratis.(Ajo)


Posted

in

by

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *