Buchari Bachter

Buchari Bachter Terpilih Jadi Kadin Sumbar Periode 2022-2027

Buchari Bachter
Buchari Bachter (paling kanan).

PADANG – Buchari Bachter terpilih sebagai Ketua Kadin Sumbar Periode 2022-2027 dalam Musyawarah Provinsi (Musprov) VII Kamar Dagang Indonesia (Kadin) Sumbar.

Buchari Bachter terpilih setelah memperoleh 44 suara, sementara rivalnya Ramel Saleh hanya mampu meraup 29 suara.

Musprov itu sendiri berlangsung di Hotel Basko Padang, pada Senin 26 September 2022 kemarin dan hanya ada dua kandidat itu yang maju saat pemilihan.

Ramal Saleh merupakan kandidat incumbent dan pernah memimpin Kadin Sumbar periode 2017-2022.

Sementara Buchari Bachter merupakan sosok pengusaha asal Sumbar, yang pernah menjabat sebagai Ketua Hipmi Sumbar.

Moment penghitungan suara pada pemilihan Ketua Kadin ini berjalan seru, karena suara Ramal Saleh dan Buchari Bachter saling kejar mengejar.

Meski kalah suara, namun Ramel Saleh tetap legowo dan menerima hasil keputusan tersebut.

Musprov VII Kadin Sumbar ini diikuti oleh 73 peserta, yang terdiri dari perwakilan kota dan kabupaten di Sumbar.

Selain itu juga ada peserta dari anggota luar biasa, asosiasi dan caretaker.

Wakil Ketua Umum (WKU) M.Zuhrizul yang sempat memimpin sidang pleno 1 mengapresiasi hasil musprov ini.

Menurutnmya, ini starting point yang bagus dalam organisasi, di mana Ramal Saleh sebagai pihak yang kalah legowo dan sportif.

Begitu juga pihak yang unggul Buchari Bachter, meminta Ramal Saleh masuk dalam salah satu Formatur.

“Kita berharap formatur objektif dalam mengakomodir pengurus karena sejatinya pengurus Kadin itu adalah orang ALB yang harus punya waktu untuk mengurus organisasi,” tutur Zuhrizul.

Ia juga berharap saat pengurus Kadin melakukan rapat, orang yang hadir lebih banyak tidak hanya orang-orang itu saja.

Ia juga menegaskan organisasi itu harus memberi virus manfaat bagi anggotanya yang merupakan kumpulan pengusaha.

Selain itu, Kadin Sumbar harus bermanfaat bagi masyarakat luas dan mampu berperan dalam peningkatan perekenomian di daerah Sumatera Barat.

“Kadin Sumbar harus menjadi solusi kemajuan daerah sumatera barat yang bersinergi dengan pemerintahan daerah yang menghasilkan peningkatan perekonomian masyarakat,” pungkas Zuhrizul. (monsis)


Posted

in

by

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *