Peringati HJK Padang Panjang ke 232, Ketua DPRD Mardiansyah : Mari Bangun Padang Panjang, Persiapkan Pekerja Serta Membina UMKM

PADANG, PANJANG – Rapat Paripurna DPRD Kota Padang Panjang dalam rangka memperingati Hari Jadi Kota (HJK) Padang Panjang ke-232 dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Mardiansyah, A.Md.

Ia menuturkan, di tahun terakhir masa kepemimpinan Fadly dan Asrul, hendaknya bisa menuntaskan program kerja melalui instrumen APBD 2023.

Padang Panjang Berprestasi menjadi tema Hari Jadi Kota (HJK) ke-232. Peringatan HJK diharapkan menjadi semangat baru membangun Kota Padang Panjang.

Pemko mesti mampu menangkap berbagai peluang. Bisa menjadikan Padang Panjang sebagai tujuan wisata, mempersiapkan pekerja siap pakai, dan membina UMKM sebagai sektor yang mempengaruhi peningkatan pertumbuhan ekonomi.

DPRD Kota Padang Panjang akan senantiasa mengawasi setiap anggaran yang sudah ditetapkan agar terciptanya Pemerintahan yang bersih, Akuntabel dan Menjunjung tinggi norma-norma yang terkandung dalam aturan perundang-undangan.

“Ini merupakan tantangan bagi Saudara Walikota di tahun terakhir masa jabatan Saudara bersama Wakil Walikota. Program-program yang pro terhadap rakyat dan UKM, sudah seharusnya menjadi prioritas Saudara, karena pengalaman selama ini, sektor UKM, bisa bertahan ditengah krisis dan mampu menciptakan lapangan pekerjaan serta penggerak ekonomi masyarakat menengah ke bawah,” ujar Mardiansyah.

Ketua DPRD Padang Panjang Mardiansyah kepada Walikota beserta OPD harus jeli dan mampu menangkap momentum, sehingga Kota Padang Panjang dapat menjadi daerah tujuan, terutama untuk sektor wisata kuliner, wisata religi, pendidikan dan industri rumah tangga.

Ketua DPRD Padang Panjang Mardiansyah

Penciptaan tenaga kerja siap pakai pada pasar kerja yang makin kompetitif, pembenahan pasar kuliner dan pasar pusat, pelayanan dasar serta pembinaan pelaku UKM harus menjadi fokus, agar ekonomi kembali bergerak dan bertumbuh ke arah yang lebih baik.

“Ini tugas berat yang harus Saudara cermati, jika akhir masa jabatan nanti, berharap bisa memberikan kado terbaik bagi masyarakat Kota Padang Panjang,” ujarnya.

Mardiansyah juga menyampaikan selama dua tahun terakhir pasca Covid-19, kemampuan keuangan daerah sangat terbatas dan APBD terus menurun, namun hal ini telah disikapi dengan baik oleh Pemda, sehingga pembagunan baik fisik maupun non fisik, di kota yang sangat kita cintai ini tetap menjadi prioritas.

Untuk itu kata Mardiansyah, Walikota harus melakukan evaluasi menyeluruh terhadap seluruh OPD dalam bekerja, termasuk manajemen waktu dan koordinasi dengan berbagai pihak.

“Sejalan dengan konteks ini, kami ingatkan tentang kegiatan pembangunan Sport Center yang telah dimulai, satu-satunya kegiatan yang menelan dana yang cukup besar dan bagian dari visi misi Saudara, kiranya harus dikawal dengan sebaik-baiknya, sehingga dapat diselesaikan tepat waktu dan nantinya dapat dimanfaatkan untuk warga kota, termasuk untuk PORPROV Tahun 2023,” ujarnya.

Maka sangat tepat kiranya peringatan Hari Jadi Kota Padang Panjang yang ke-232 dijadikan sebagai momentum bersama untuk menggerakkan kembali ekonomi kota.

“Apapun peran kita, sekecil apapun, tapi tetap memberi makan yang besar bagi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat kota. Insha Allah dengan adanya sinergi dimaksud, maka akan tercipta Kota Padang Panjang yang aman, nyaman dan menjadi daerah tujuan bagi wisatawan,” tutup Mardiansyah.

Dalam kesempatan yang sama, Wako Fadly dalam menyampaikan, usia Kota Padang Panjang ke-232 merupakan usia yang sudah teramat matang, terkhusus bagi Kota yang sarat dengan dinamika dan catatan-catatan sejarah.

Selanjutnya, peringatan HJK juga harus dapat memberikan spirit bagi masyarakat Padang Panjang dalam menjawab tantangan.

Dikatakan Fadly, diantara prestasi yang diraih, Indeks Reformasi Birokrasi Kota Padang Panjang telah mengalami peningkatan dari 50,49 pada 2018, menjadi 55,19 pada 2021, dan ditargetkan mencapai 56,5 pada 2022.

Kemudian, Sistem Akuntabilitas Kinerja Pemerintah atau SAKIP Kota Padang Panjang juga mengalami kenaikan, dari nilai 58,69 dengan predikat CC pada 2020, menjadi 61,95 dengan predikat B pada 2021, dan ditargetkan dapat meningkat pada 2022.

Lalu, opini BPK terhadap laporan keuangan pemerintah daerah dapat dipertahankan Wajar Tanpa Pengecualian atau WTP selama enam kali berturut-turut. Hal ini menunjukkan stabilitas kinerja pengelolaan keuangan daerah yang baik dan memenuhi standar di Kota Padang Panjang.

Semua capaian ini tidak terlepas dari berbagai perbaikan yang telah dilakukan dalam aspek pelayanan pemerintahan. Seperti penerapan Smart City dengan pemberlakuan layanan-layanan online dan berbasis aplikasi.

Misalnya, layanan perizinan online, administrasi kependudukan online, sistem pengaduan online, elektronifikasi transaksi Pemerintah Daerah (cashless).

“Termasuk juga peningkatan transparansi, akuntabilitas dan komitmen untuk menjadi kota berintegritas yang bebas dari korupsi, kolusi dan nepotisme,” katanya.

Hadir pada Paripurna DPRD HJK Padang Panjang ke-232 Ninik Mamak dari tiga Nagari yakni, Ninik Mamak Nagari Gunung, Nagari Lareh Nan Panjang, Nagari Bukit Surungan beserta tokoh masyarakat dan lima penyair dari berbagai negara, di antaranya Zafri Ariff dari Brunei Darussalam, Raudal Tanjung Banua (Indonesia), Asst. Prof. Dr Phaosan Jehwae M.Ed (Thailand), Mani Suor (Vietnam), dan Abe Barreto Soares (Timor Leste).

Seterusnya, Ketua KAN Lareh Nan Panjang, Dr. Arzul Jaman, S.Kar, M.Hum Datuak Endah Kayo Nan Kuning menyebutkan, HJK ke-232 sekaligus bulan-bulan terakhir kepemimpinan Wako Fadly dan Wawako Asrul. Nuansa islami sangat terasa. HJK dimeriahkan dengan MTQ, tabligh Akbar dan berbagai kegiatan keagamaan lainnya.

Dirinya berharap, lewat momentum HJK ini ada pemerataan kompetensi guru lewat Program Merdeka. Serta Pembangunan Sport Center diharapkan dapat terlaksana dengan baik tidak meninggalkan persoalan dikemudian hari.

Acara HJK turut dimeriahkan dengan penampilan penyair dari berbagai negara di Asia Tenggara. Di waktu yang sama sebanyak 10 tokoh dianugerahi Pin Emas. Lalu sejumlah insan berprestasi juga turut mendapatkan piagam penghargaan.

Paripurna DPRD HJK Padang Panjang ke-232 ditutup oleh Ketua DPRD dengan membacakan pantun. “Buah tomaik buah mangkudu. Dibalah duo diisi keju. Salamaik ulang tahun Padang Panjangku. Tetap berprestasi dan samakin maju. Paluang dan tantangan jadi pamicu. Jiko kita adok’i basamo-samo. Kota Padang Panjang samakin maju. Kito kambangkan potensi nan ado.” (Vit)


Posted

in

by

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *