Pengabdian Dosen Universitas PGRI Sumbar ke SMK Kesehatan Dharmabakti Nusantara

 

Padang, Scientia-Dosen Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris Universitas PGRI Sumatera Barat (Sumbar) yang terdiri atas Herfyna Asty, Dian Mega Putri, dan  beberapa mahasiswa dan mahasiswi, mengadakan pembekalan pada guru di SMK Kesehatan Dharmabakti Nusantara. Pembekalan ini mengusung tema Pelatihan Penulisan Artikel Ilmiah bagi Guru Bahasa Inggris di SMK Kesehatan Dharmabakti Nusantara yang  berada di Jalan By Pass Nomor 13 Padang, Sumatera Barat.

Ketua pengabdian, Herfyna Asty, menyatakan bahwa mitra pelaksanaan program pengabdian masyarakat ini adalah guru-guru yang ada di SMK Kesehatan Padang. Berdasarkan hasil wawancara, ada permasalahan yang muncul terkait dengan penulisan karya ilmiah guru bahasa Inggris di SMK Kesehatan. Guru-guru belum memiliki motivasi dalam mewujudkan ragam kegiatan pengembangan profesi, khususnya dalam penulisan artikel ilmiah. Belum tersedia pemetaan untuk potensi dan tantangan dari guru bahasa Inggris mengenai penulisan artikel ilmiah sebagai pengembangan profesi guru. Guru perlu memperoleh sosialisasi ragam jenis pengembangan profesi guru yang merujuk pada penulisan artikel ilmiah dan pemetaan potensi serta tantangan terhadap pelaksanaan, pembinaan, dan pendampingan penulisan karya ilmiah.

Salah satu cara untuk meningkatkan kompetensi berdasarkan Undang-Undang No. 14 Tahun 2005 Pasal 10 tentang Guru dan Dosen dituliskan bahwa guru profesional wajib mempunyai empat kompetensi, yaitu kompetensi pedagogik, kompetensi kepribadian, kompetensi sosial, dan kompetensi profesional. Kompetensi profesional adalah dengan menulis. Melalui menulis, seseorang tentu akan berusaha mencari, membaca, dan menelaah referensi-referensi yang terkait dengan bahan yang akan ditulis. Dengan demikian, kompetensi pedagogik guru akan meningkat. Kemudian, melalui menulis, guru dapat menjadi inspirasi bagi peserta didik. Mestinya guru tidak hanya meminta peserta didik agar berkarya melalui tulisan. Namun, guru juga harus mampu menampilkan karya tulisnya sendiri. Dengan demikian, guru akan menjadi teladan yang baik bagi peserta didik dalam berkarya. Kompetensi kepribadian guru juga akan meningkat. Dengan menulis karya ilmiah, guru juga dapat meningkatkan kesejahteraan sosial dan menyebutkan bahwa untuk kenaikan jabatan wajib melakukan kegiatan pengembangan keprofesian berkelanjutan yang meliputi sub unsur pengembangan diri, publikasi ilmiah, atau karya inovatif.

Melalui menulis, guru juga dapat membagikan pengalaman-pengalaman pengajaran seperti metode, teknik, media pembelajaran efektif yang diterapkan di kelas kepada khalayak umum. Selain itu, guru juga dapat mengutarakan hambatan-hambatan mengajar yang telah ditemukan di kelas. Hal tersebut dapat meningkatkan kompetensi profesional guru. Peningkatan kompetensi guru akan berdampak positif bagi kemajuan peserta didik. Hal ini, sejalan dengan hasil penelitian yang dilakukan oleh para ahli bahwa kompetensi guru (pedagogical content knowledge, self-efficacy, and teaching enthusiasm) secara positif berhubungan erat dengan hasil prestasi peserta didik. Itu artinya bahwa profesionalitas guru akan meningkat. Salah satunya melalui kegiatan menulis.

Oleh sebab itu, pengembangan kompetensi guru dilaksanakan sesuai dengan kebutuhan, bertahap, dan berkelanjutan bertujuan untuk meningkatkan kompetensi-kompetesi yang wajib dimiliki oleh guru. Dalam upaya memenuhi tuntutan kualifikasi dan diikuti dengan hak yang seharusnya diperoleh guru. Dalam kenyataannya, kenaikan pangkat terkendala oleh adanya persyaratan penulisan karya ilmiah guru.

Secara konseptual, artikel ilmiah merupakan bagian yang esensial bagi pengembangan profesi guru, yaitu dengan melakukan tindakan reflektif pada kegiatan mengajarnya. Mengingat kondisi yang terjadi saat ini, diperlukan berbagai upaya untuk membantu guru keluar dari masalah kesulitan memperoleh kredit dari artikel ilmiah. Untuk hal itu, diperlukan sosialisasi pelatihan dan pendampingan penulisan artikel ilmiah dari para ahli. Kegiayan ini sekaligus untuk pemetaan terhadap kondisi terkini kegiatan pelatihan atau pendampingan artikel ilmiah yang didapatkan oleh guru.

Dengan adanya pembekalan ini, tim pengabdi memiliki keahlian yang sesuai dengan kebutuhan guru-guru bahasa Inggris terkait dengan permasalahan yang ada sehingga pengabdian ini diharapkan mampu memberikan solusi atas permasalahan yang dihadapi guru-guru di SMK kesehatan Padang. (*)


Posted

in

by

Tags:

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *