simulasi gempa bumi

Ratusan Siswa di Pasbar Ikuti Simulasi Gempa Bumi

simulasi gempa bumi
Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Pasaman Barat dan Tim lakukan simulasi bencana gempa di SDN se Kecamatan Talamau (idn)

Pasbar, Scientia— Ratusan siswa dan guru di Sekolah Dasar Negeri (SDN) se Kecamatan Talamau, Kabupaten Pasaman Barat, ikuti simulasi gempa bumi, Selasa (13/12/2022).

Simulasi bencana itu dilakukan agar warga sekolah siap apabila sewaktu-waktu terjadi gempa bumi yang mengguncang wilayah itu.

Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pasaman Barat Zulkarnain didampinggi Kasi Kesiapsiagaan Jhon Hardi mengatakan, kegiatan simulasi merupakan program BPBD Pasbar.

Pasalnya, belakangan seringnya terjadi gempa bumi di Pasbar. “Jadi kami memberikan edukasi kebencanaan di sekolah SD ini,” kata dia.

Zulkarnain mengatakan, pihaknya menyebutkan kegiatan ini dalam rangka pembinaan bagi sekolah satuan pendidikan aman bencan (SPAB).

Ia mengatakan kegiatan ini dilaksanakan di 3 sekolah di kecamatan Talamau yakni SDN 05 Talamau, SDN 06 Talamau dan SDN 07 Talamau yang berlangsung selama 3 hari dimulai dari tanggal 12 dan 14 Desember 2022.

Ia berharap kepada seluruh sekolah yang ditunjuk dapat mengikuti kegiatan simulasi kebencanaan tersebut dengan baik, mengingat potensi bencana di Pasbar sangat tinggi.

“Simulasi ini mengedukasi siswa untuk siap siaga dalam menghadapi kondisi bencana dimana bencana adalah hal yang pasti dan tidak kita ketahui kapan dan dimana bencan akan terjadi”, ulasnya.

Skenario Simulasi Gempa

Selain itu, ia berharap pihak sekolah dapat membentuk satuan tugas (satgas) bencana. Dengan begitu, langkah-langkah yang harus dilakukan para siswa dan guru ketika terjadi bencana dapat dilakukan dengan maksimal.

Berdasarkan pantauan wartawan, simulasi itu bermula ketika para siswa sedang belajar di dalam ruang kelas. Suara bel sekolah tiba-tiba berbunyi, menandakan seolah-olah terjadi gempa bumi.

Mendengar suara bel sekolah, para guru menginstruksikan siswa di dalam kelas untuk berlindung ke kolong meja.

Setelah suasana tenang, para siswa diarahkan keluar ruangan dengan tetap melindungi bagian kepala menggunakan tas dan berkumpul di lapangan. Setelah berkumpul di lapangan, para guru memeriksa kondisi siswa.

Sebelumnya, bencana gempa bumi memang mengguncang wilayah Kabupaten Pasaman Barat pada Sabtu 25 Februari 2022 yang lalu. Gempa bumi yang itu berpusat di Kenagarian Kajai Kecamatan Talamau.

Ribuan rumah roboh dan belasan orang meningal dunia akibat bencana yang terjadi pada 25 Februari 2022 yang lalu. (Idn)


Posted

in

by

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *