![Anggota DPRD Sumbar, Firdaus. [foto :Scie/Ajo]](https://scientia.id/wp-content/uploads/2022/12/20221215151615_IMG_06992-scaled.jpg)
Dalam sambutannya, Firdaus mengatakan, Rakor merupakan kegiatan yang sangat penting dan harus sering dilakukan, karena dapat melahirkan gagasan-gagasan dan program-program strategis dalam pemanfaatan Dana Desa.
“Saya sangat mengapresisasi kegiatan ini. Sebab, munculnya gasasan itu dimulai dari perkumpulan ide orang-orang yang memiliki tujuan yang sama, seperti Rakor ini,” ujar Firdaus
Firdaus mengingatkan bahwa dalam pelaksanaan tugas, pendamping desa dan duta digital harus memperhatikan kebersamaan dan kekompakan, agar tujuan-tujuan dan kebermanfaatan dana desa benar-benar dirasakan oleh masyarakat.
“Ingat, kita itu Satu. Jadi jangan ada yang merasa ingin besar dan menang sendiri. Selalu bangun yang kekompakan dan kebersamaan,” tegas Firdaus (sambil mengacungkan telunjuk).
Pada kesempatan yang sama, Ketua Pelaksana Rakor, Alva Anwar mengatakan, kegiatan ini diikuti oleh Tenaga Ahli Pendamping Desa, Pendamping Desa (PD), Pendamping Lokal Desa (PLD) dan Duta Digital Desa se-Kabupaten Padang Pariaman.
“Melalui Rakor ini, kita bersama-sama terus berupaya untuk mengawal pelaksanaan Dana Desa agar sesuai dengan aturan dan tepat sasaran. Terutama dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” kata Alva uang juga ketua Asosiasi Pendamping Masyarakat dan Desa Nusantara (APMDN) Kabupaten Padang Pariaman.
Sementara itu, Rakor ini juga diisi dengan kegiatan outbond dan hiburan Kesenian Irama Minang (KIM) dengan hadiah – hadiah yang bermanfaat. (Ajo)
![Anggota DPRD Sumbar, Firdaus. [foto :Scie/Ajo]](https://datalama.scientia.id/wp-content/uploads/2022/12/20221215151615_IMG_06992-scaled.jpg)
Tinggalkan Balasan