Kecamatan Sembilan Koto Dharmasraya

Kecamatan Sembilan Koto Dharmasraya Gelar Pra Musyawarah Antar Nagari

Kecamatan Sembilan Koto Dharmasraya

Dharmasraya, Scientia – Keberadaan Badan Usaha Milik Desa Bersama diyakini membawa tatanan perekonomian yang lebih baik di wilayah di perdesaan khususnya di Kecamatan Sembilan Koto Dharmasraya.

Mengingat BUMdesma didirikan atas dasar komitmen bersama masyarakat desa untuk saling bekerja sama dan menggalang kekuatan ekonomi rakyat demi mewujudkan kesejahteraan, serta kemakmuran masyarakat desa.

Hal ini disampaikan oleh Camat Sembilan Koto Desmil pada acara pembukaan Pra Musyawarah Antar Nagari di Aula Gedung Pertemuan Kantor Camat Sembilan Koto, Rabu (21/12/2022).

“Dan kegiatan ini merupakan menindaklanjuti surat dari Sekretaris Daerah Dharmasraya dengan Nomor 414.2/444/UEM/DPMD/2022 pada tanggal 16 November 2022 tentang Transformasi UPK menjadi Badan Usaha Milik Nagari Bersama,” kata Desmil

Ia menambahkan ini juga merupakan amanat dari Peraturan Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Republik Indonesia Nomor 03 Tahun 2021 tentang Pendaftaran, Pendataan, dan Pemeringkatan, Pembinaan dan Pengembangan dan Pengadaan Barang dan/atau Jasa Badan Usaha Milik Desa/ Badan Usaha Milik Desa Bersama” imbuhnya

Desmil menjelaskan pendirian BUMDesma merupakan amanat Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2021 tentang Badan Usaha Milik Desa dan Permendesa dan Peraturan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Nomor 15 Tahun 2021 tentang Tata Cara Pembentukan Pengelola Kegiatan Dana Bergulir Masyarakat Eks Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Perdesaan Menjadi Badan Usaha Milik Desa Bersama

Upaya penyelamatan UPK

Sementara itu, TAPM Dharmasraya, Oos Rahmat mengatakan transformasi UPK menjadi Bumdesma adalah upaya penyelamatan UPK Eks PNPM Mandiri dari ketidak pastian Hukum dan meraba raba.

Berdasarkan PP 11 Tahun 2021 tentang Bumdes dan Bumdesma Menajadi pedoman dan dasar dalam menjalankan kegiatan kegiatan Usaha Bumdes dan Bumdesma tersebut.

Disamping itu Wali Nagari Banai, Irmandes mengatakan untuk bidang usaha tepat saat ini yaitu simpan pinjam untuk membantu dan meringankan ekonomi masyarakat.

“Ini salah satu solusi ampuh untuk mengatasi persoalan-persoalan masyarakat di Kecematan Sembilan Koto untuk memenuhi kebutuhan perekonomiannya dari maraknya rentenir-rentenir yang masuk kesini” pungkasnya

Selanjutnya, acara penyampain materi oleh Laila Wahyuni tentang Transformasi UPK Menjadi Bumdesma

Hadir dalam acara ini, Camat Sembilan Koto, Desmil, S.Sos, MM, Sekretaris Camat Sembilan Koto, TAPM Dharmasraya, Kapolpos Sembilan Koto, PLD, Wali Nagari se kecematan Sembilan Koto, Bamus se kecamatan Sembilan Koto dan Pengurus UPK Sembilan Koto. (tnl)

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *