
Padang, Scientia – Sebanyak 200 ribu ekor bantuan unggas dari pemerintah Provinsi Sumatera Barat tidak sampai ke masyarakat.
Ironisnya, pakan dan vitamin untuk unggas tersebut sudah diterima oleh 200 kelompok masyarakat.
Namun mereka heran dan tidak mengetahui kapan unggas tersebut akan datang.
Informasi yang diterima Scientia.id, unggas yang dinantikan kelompok masyarakat tersebut merupakan jenis ayam lokal dan bebek.
Masing-masing kelompok masyarakat akan mendapat bantuan unggas sebanyak 1.000 ekor, dengan tahun anggaran pengadaan 2022.
Awalnya, pengadaan unggas ini didistribusikan untuk 250 kelompok masyarakat di 19 kabupaten dan kota di Sumbar dengan jumlah 5 paket.
Naasnya, yang terdistribusikan hanya satu paket pengadaan saja, yaitu paket 2.
Sedangkan paket 1, 3, 5, dan 5 hanya mampu mengantarkan pakan dan vitamin unggas, sementara unggasnya tidak sampai ke masyarakat.
Akibatnya, 4 perusahaan yang memenangkan tender diputus kontrak oleh Dinas Peternakan Pemprov Sumbar.
Ketika di konfirmasi kepada kepala dinas peternakan yang saat ini sudah dimutasi sebagai staff ahli Pemprov Sumbar tidak memberi jawaban.
Dia hanya mengarahkan kepada Kabidnya yang merupakan Kuasa Pengguna Anggaran (KPA). (Ajo)

Tinggalkan Balasan