
Pasbar, Scientia – Perintah Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar) mengingatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya mentaati aturan lalu lintas dalam mengendarai kendaraan di jalan raya.
Pernyataan itu disampaikan Bupati Pasbar, Hamsuardi saat menggelar Sosialisasi Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Tahun 2023 bersama Dinas Perhubungan Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) pada Rabu, (8/3).
“Kendaraan terutama roda dua sangat dibutuhkan oleh masyarakat untuk mendukung aktivitas sehari-hari, namun kesadaraan taat aturan lalu lintas sangat penting,” katanya di Auditorium Kantor Bupati Pasaman Barat.
Dia mengingatkan hal itu, terutama bagi kalangan remaja yang sering berkendara ugal-ugalan, tak memakai helm, tak taat aturan lalu lintas, bahkan belum pantas memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM).
“Jadi sosialisasi ini penting kita adakan dengan mengikutsertakan anak-anak kita yang diharapkan dapat mengingatkan kembali komitmen berlalu lintas dengan baik di Pasbar,” ujarnya.
Dia menyebut, berdasarkan data di tahun 2022 menunjukkan adanya peningkatan jumlah angka kecelakaan di Pasbar, yakni sebanyak 393 kali kecelakaan dengan korban meninggal dunia 56 orang.
Dari angka kecelakaan yang mengakibatkan meninggal dunia, luka-luka hingga cacat seumur hidup itu, mayoritas berusia 13 – 32 tahun. Tentu ini sangat disayangkan, sebab korban kecelakaan dalam usia produktif.
“Saya berharap kepada anak-anak, mulai hari ini marilah kita berlalu lintas dengan baik, sebab secara umum kita masih kurang sadar dengan aturan berlalu lintas,” imbaunya.
Selain itu, dia mengakui di usia Pasbar yang menginjak 19 tahun, masih banyak kekurangan fasilitas jalan. Bukan hanya marak jalan, tapi juga banyak jalan berlubang, dan kondisi jalan sempit yang bisa menyebabkan kecelakaan.
Kepala Dinas Perhubungan Pasbra, Bakaruddin mengucapkan terima kasih kepada Dinas Perhubungan Provinsi Sumbar yang telah menggelar sosialisasi kesadaran berlalu-lintas di Pasbar.
“Sebab banyak anak-anak kita ini belum usia yang tepat namun sudah dilepas orang tua menggunakan sepeda motor, baik untuk ke sekolah maupun berpergian ke tempat lain,” ucapnya.
Turut hadir dalam sosialisasi ini, perwakilan Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Sumbar, Perwakilan Kepala UPTD Wilayah 3 Sumbar, Kadis Perhubungan Kabupaten Pasbar, Perwakilan Kasatlantas Polres Pasbar , Kepala OPD, siswa-siswi tingkat SLTA dan stake holder terkait lainnya.

Tinggalkan Balasan