Viral Bocah Dieksploitasi Sang Nenek, Wagub Sumbar Langsung Sambangi ke Rumah

Wakil Gubernur Sumatera Barat, Audy Joinaldy menyambangi rumah rumah bocah korban kekerasan pada Kamis, (9/3) lalu.

Padang, Scientia– Sepekan lalu viral video seorang anak yang dieksploitasi dan menjadi korban kekerasan neneknya sendiri. Kasus kekerasan ini bahkan sempat ditangani Polresta Padang.

Peduli dengan kondisi bocah itu, Wakil Gubernur Sumatera Barat, Audy Joinaldy menyambangi rumahnya pada Kamis, (9/3) didamping Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB), Gemala Ranti.

Saat dikunjungi, bocah itu tampak sudah mulai kembali ceria dan mau berkomunikasi dengan baik. Sebelumnya dia tinggal bersama neneknya, kini telah pindah dan tinggal bersama keluarga ayahnya.

Selain itu, bocah tersebut juga sudah kembali lagi ke bangku sekolah. Kendati begitu, dia bakal terus dalam pendampingan DP3AP2KB Sumbar dan Dinas Sosial untuk pemulihan psikologis.

“Mentalnya sudah bagus lagi, yang penting disupport sama keluarga, lingkungan, keluarga, pemerintah, dan sudah kembali lagi ke sekolah,” kata Audy.

Audy menuturkan Pemprov Sumbar tengah duduk bersama dengan kepolisian, pengadilan dan stake holder lainnya untuk memberikan solusi terbaik. Salah satunya menindaklanjuti kasus-kasus kekerasan terhadap anak di bawah umur.

“Jadi di samping pengawasan oleh pihak-pihak terkait, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten dan kota juga semakin ditingkatkan,” ujarnya.

Sebelumnya, pengakuan ayah korban, pihak keluarga tidak tahu kalau semenjak tinggal bersama neneknya pasca berpisah dengan mantan istri, putranya telah putus sekolah bahkan disuruh mengamen dan mengemis.

Sementara Kepala DP3AP2KB Sumbar, Gemala Ranti mengatakan saat ini pengawasan terus dilakukan melalui dinas, UPTD dan lembaga-lembaga terkait yang sudah ada. Terutama memberikan perlindungan.

Sementara untuk pembentukan Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD), Ia menyampaikan masih perlu dikaji lebih lanjut. “Kita berusaha untuk melindungi semua anak,” pungkasnya. adpsb

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *