Sijunjung Diminta Lestarikan Tradisi Bakaua Adat

Gubernur Sumbar, Mahyeldi saat mengunjungi langsung Bakaua Adat Sijunjung, pada Rabu (15/3).

Sijunjung, Scientia – Masyarakat Kabupaten Sijunjung, Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi diminta melestarikan tradisi Bakaua Adat, di Nagari Sungai Batuang, Kecamatan Kamang Baru.

Pernyataan itu disampaikan Gubernur Sumbar, Mahyeldi saat mengunjungi langsung Bakaua Adat tersebut, pada Rabu (15/3). Dia bahkan sangat terkesan saat mengetahui tradisi di Sijunjung itu.

“Tradisi Bakaua Adat ini perlu dijaga dan dilestarikan, karena khas dan merupakan aktualisasi dari falsafah adat basandi syarak, syarak basandi kitabulah,” tutur Mahyeldi.

Menurutnya, tradisi Bakaua Adat disamping bentuk dari penghambaan diri kepada Allah Swt juga dapat berfungsi sebagai wadah silaturahmi masyarakat, terutama yang bergerak pada sektor pertanian.

“Alhamdulillah, filosofi minang syarak mangato adat mamakai, betul-betul terimplementasi di daerah ini,” ujar gubernur Sumbar itu.

Dengan alasan itu, Mahyeldi meminta tradisi Bakaua Adat meski menjadi perhatian penting untuk dilestraikan. Apalagi, saat ini mulai banyak tradisi budaya masyarakat yang sudah jarang ditemui.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Sijunjung, Zefnihan menyampaikan pihaknya berencana untuk menjadikan tradisi Bakaua Adat sebagai agenda tahunan Kabupaten Sijunjung.

“Kita tidak ingin tradisi ini hilang dari masyarakat Sijunjung, untuk mempertahankan eksistensinya kita akan rencanakan Bakaua Adat masuk ke dalam agenda tahunan kabupaten,” sampainya.

Ia menyebut, tradisi ini sangat positif untuk penanaman karakter pada generasi muda karena memadukan hakikat dari hubungan manusia dengan manusia dan hubungan manusia dengan Allah Swt.

Diketahui, Bakaua Adat merupakan sebuah tradisi adat dari masyarakat daerah Sijunjung, sebagai ungkapan rasa syukur atas kelimpahan rezeki yang diberikan Allah Swt melalui hasil panen pertanian. (adpsb)

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *