Unand sediakan Lounge Khusu berisi ribuan buku karya dosen sebagai referensi. [foto : ist]

Unand Sediakan Lounge Khusus Berisi Ribuan Buku Karya Dosen sebagai Referensi

Unand sediakan Lounge Khusu berisi ribuan buku karya dosen sebagai referensi. [foto : ist]
Unand sediakan Lounge Khusu berisi ribuan buku karya dosen sebagai referensi. [foto : ist]
Padang, Scientia – Universitas Andalas menyediakan Lounge Khusus berisi ribuan buku karya dosen yang baru saja dilaunching hari ini. Jum’at, (19/52023)

Berlokasi di Lantai III Kampus Limau Manis, Lounge Khusus itu bisa digunakan oleh mahasiswa sebagai tempat menemukan referensi untuk memperkuat keilmuannya, terutama dalam penulisan skripsi maupun tesis dan tulisan lainnya.

“Ada sekitar 3.425 jumlah buku karya dosen Unand ditempatkan disini. Mahasiswa bisa menggunakannya,” ujar Ketua Lembaga Penilitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LP2M) Unand, Dr. Ing Uyung Gatot S. Dinata.

Unyung menyampaikan, karya – karya dosen Unand berupa buku maupun jurnal juga telah banyak dipublikasi pada kanal SINTA bersertifikasi International Standard Book Number (ISBN).

Apalagai saat ini, track record-nya terbanyak secara nasional, dan bahkan karya – karya itu juga bisa disadur dalam bahasa inggris.

“Semangat untuk kita semua dosen-dosen Universitas Andalas, agar hasil karya pendidikan, penelitian, pengabdian masyarakat dan inovasi selalu dipublikasikan, tidak hanya dalam bentuk jurnal proseding tetapi juga dalam bentuk buku,” ujarnya.

Bagi Unyung, buku – buku karya dosen ini akan menambah jumlah referensi di Unand dan akan bermanfaat bagi masyarakat, baik itu dunia usaha dan dunia industri.

Serta juga dapat menjadi pertimbangan bagi pemerintah dalam pengambilan keputusan.

“Kita juga mendorong keinginan dan semangat para dosen untuk menerbitkan karyanya secara online. Sebab jumlah buku karya setiap dosen mendukung Indikator Kinerja Utama (IKU) serta menghasilkan 7 luaran baik buku scopus, prosiding, Sinta, hak paten, dan hak cipta,” sebut Unyung.

Selain itu, Rektor Unand, Prof. Yuliandri
Sangat mengapreasiasi dosen-dosen yang telah menghasilkan karya dalam bentuk buku yang pastinya akan bermuara kepada ilmu dan pengetahuan.

“Mudah – mudahan buku karya – karya dosen ini menjadi referensi bagi mahasiswa untuk semua jenjang pendidikan baik Sarjana, Magister dan Doktor serta unsur pemerintah,” kata Yuliandri.

Senada, Prof. Asrinaldi juga mengungkapkan bahwa Lounge Khusus ini menjadi catatan sejarah bagi Unand yang diharapkan nantinya bisa bermanfaat untuk semua kalangan, terutama dalam membaca buku.

Menurutnya, membaca adalah suatu keharusan yang mesti ditanamkan ke dalam diri sendiri, sehingga bacaan itu membuat seaorang memiliki keilmuan, baik itu dalam diskusi dan menulis.

“Kita harapkan agar buku yang berbahasa Indonesia dapat diterjemahkan kedalam bahasa Inggris. Sehinga tidak hanya masyarakat Indonesia namun juga masyarakat dunia bisa membacanya,” pungkas Asrinaldi.(YRP)


Posted

in

by

Tags:

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *