PWN-PTK Ditutup, Kontingan UIN MY Batusangkar Dapatkan Penghargaan sebagai Pentas Seni Terbaik Tingkat Nasional. [foto : ist]

PWN-PTK Ditutup, Kontingen UIN MY Batusangkar Dapatkan Penghargaan Sebagai Pentas Seni Terbaik Tingkat Nasional

PWN-PTK Ditutup, Kontingan UIN MY Batusangkar Dapatkan Penghargaan sebagai Pentas Seni Terbaik Tingkat Nasional. [foto : ist]
PWN-PTK Ditutup, Kontingan UIN MY Batusangkar Dapatkan Penghargaan sebagai Pentas Seni Terbaik Tingkat Nasional. [foto : ist]
Gorontalo, Scientia – Kontingen UIN Mahmud Yunus (MY) Batusangkar mendapatkan penghargaan sebagai pentas seni terbaik tingkat nasional pada ajang Perkemahan Wirakarya Nasional Perguruan Tinggi Keagamaan (PWN-PTK) ke-XVI di Buper Kampus II IAIN Sultan Amai Gorontalo.

Penghargaan itu diberikan oleh Wakil Menteri Keagamaan (Wamenag) RI, Zainut Tauhid Sa’adi kepada Wakil Rektor III UIN MY, Sirajul Munir pada acara penutupan PWN-PTK Jum’at lalu.

Predikat terbaik tingkat Nasional itu diberikan, berkat penampilan tarian khas Minangkabau yakni Tari Basikencak oleh kontingen UIN MY pada nalam Pentas Seni Budaya Nusantara yang sukses memukau penonton.

Rektor UIN MY Batusangkar Prof. Dr. Marjoni Imamora memeberikan apresiasi atas keberhasilan yang diperoleh Racana Mahmud Yunus – Rahmah El Yunusiyyah menjadi kontigen terbaik Tingkat Nasional pada malam Pentas Seni Budaya Nusantara PWN-PTK ke-XVI.

“Moment ini menjadi penting bagi kontingen UIN Mahmud Yunus Batusangkar untuk selalu memperkenalkan budaya Minangkabau ke seluruh nusantara. Sebab kebudayaan dapat merajut nilai kebhinekaan dalam bingkai moderasi,” ujar Marjoni.

Lebih jauh Marjoni mengatakan, keberhasilan ini bisa meningkatkan pemahaman semua kontingen tentang agama dan kebangsaan, serta sebagai ajang pembentukan karakter dan keterampilan bagi generasi muda Indonesia.

“Terimakasih atas segala dukungan semua pihak yang telah menghantarkan UIN MY Batusangkar atas pertasi ini. Semoga prestasi demi prestasi yang telah dipersembahkan akan menjadi motivasi bagi mahasiswa UIN MY Batusangkar lainnya. “pungkas rektor” (yrp)


Posted

in

by

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *