
Pekanbaru, Scientia – Gubernur Riau H. Syamsuar menerima kunjungan Ketua LKAAM Sumbar Dr Fauzi Bahar, M.Si Datuak Nan Sati bersama Pengurus LKAAM di Rumah Dinas Gubernur, Jalan Diponegoro Pekanbaru, Kamis (20/7/2023).
Menurut Gubernur, transportasi yang makin lancar antar kedua provinsi akan memacu peningkatan kegiatan ekonomi.
Di satu sisi, bahan kebutuhan pokok didatangkan dari Provinsi Sumbar, sebaliknya orang Riau akan datang ke Sumbar untuk berwisata dan menikmati kuliner.
“Kedepan akan terdapat tiga jalan poros antara Riau dengan Provinsi Sumbar, yaitu melalui Kuantan Sengingi-Kiliran Jao, melalui Pangkalan terus ke Payakumbuh dan melalui Ujung Batu-Pasaman. Ketiga poros ini harus dimaksimalkan kualitas jalannya sehingga menjadi memicu peningkatan ekonomi, apalagi nanti kalau selesai jalan tol,” kata Gubernur Syamsuar bersemangat.
Karena itu kunjungi LKAAM Sumbar kepada Lembaga Adat Melayu (LAM) Riau kiranya dapat mendorong hal-hal elok dari kedua provinsi.
“Ninik dan Datuk Datuk saya harapkan dapat menjaga hubungan baik kedua provinsi yaitu Riau dan Sumatera Barat. Jika program-program elok dapat didorong maka kemajuan dan kesejahteraan pasti akan didapatkan oleh masyarakat kedua daerah,” kata Gubernur Riau Syamsuar.
Gubernur Riau yang bergelar Datuk Seri Setia Amanah ini mengaku telah menjalin komunikasi yang bagus dengan Gubernur Sumbar Buya Mahyeldi, dan bertukar informasi selalu untuk kemajuan kedua provinsi.
Jaga Hubungan Harmonis
Sementara itu, Ketua LKAAM Sumbar Dr. Fauzi Bahar, M.Si Datuak Nan Sati mengatakan, bahwa hubungan harmonis dan historis antara Sumbar dan Riau harus terus direkat, tidak saja dalam bidang ekonomi tetapi juga budaya sesama etnis Melayu.
Karena itu, kata Fauzi Bahar Dt Nan Sati, kerjasama yang telah terjalin dengan LAM Riau akan terus dipertahankan, terutama dalam menitipkan dan menjaga anak kemenakan Minangkabau yang telah menjadi warga Provinsi Riau.
“Atas dasar hubungan historis kedua provinsi selama ini dan pengayoman yang dilakukan kepada masyarakat Riau asal Minangkabau, kami LKAAM Sumbar akan memfasilitasi pemberian gelar Sangsako Adat Minangkabau kepada Bapak Gubernur Riau Haji Syamsuar dari salah satu nagari di Sumbar,” kata Fauzi Bahar Datuak Nan Sati sembari menghadiahkan Buku Tambo Minangkabau.
Gubernur Riau Syamsuar mengaku haru dan mengucapkan terima kasih atas perhatian yang diberikan oleh masyarakat adat Minangkabau melalui LKAAM Sumbar kepadanya. “Saya berterima kasih, dan saya serahkan penilaiannya kepada yang memberi gelar,” kata Syamsuar.
Apresiasi atas rencana pemberian gelar itu juga disampaikan oleh Pengurus LAM Riau, yang juga merencanakan memberikan Gelar Kehormatan Adat Melayu Riau kepada Gubernur Sumbar Buya Mahyeldi. “Kami dari LAM sudah bersepakat memberikan gelar kepada Gubernur Sumbar Buya Mahyeldi,” kata Ketua DPH LAM Riau Datuk Seri H. Taufik Ikram Jamil.
Teknis rencana pemberian gelar kepada Gubernur Riau dan Gubernur Sumbar ini sedang dirumuskan secara matang oleh LKAAM Sumbar dan LAM Riau. Direncanakan puncak pemberian gelar itu di akhir bulan Agustus 2023 mendatang.

Tinggalkan Balasan