UPNVJ Gerakkan Karang Taruna Pamijahan Bangun Bank Sampah

BOGOR. Scientia.id – Dosen Prodi Ilmu Komunikasi UPN Veteran Jakarta mendorong masyarakat Desa Pamijahan, Kabupaten Bogor untuk membangun Bank Sampah sebagai kegiatan sociopreneurship.

“Kegiatan ini mengundang warga desa untuk hadir dalam edukasi Bank Sampah, medianya disajikan dalam bentuk Video Edukasi Bank Sampah.” Ucap Vina Mahdalena Ketua Tim Pengabdian Masyarakat dari Prodi Ilmu Komunikasi UPN Veteran Jakarta. Hal itu sebagaimana yang dikemukakannya pada tanggal 16 Juli 2023.

Lebih jauh Vina menyampaikan bahwa Karang Taruna sebagai agen perubahan menjadi partisipan dalam kegiatan ini. Acara dimulai dengan sambutan Kepala Desa Pamijahan, Kusnadi.

“Kami dari desa sangat mendukung kegiatan ini, baik dari support kegiatan hingga pendanaan, asal masyarakat semangat dan serius” ujar Kusnadi.

Sementara itu Tim Abdimas Prodi Ilmu Komunikasi UPN Veteran Jakarta menyampaikan bahwa . “Bank Sampah telah dibentuk dengan nama Bank Sampah Melati namun belum ada kegiatan edukasi mau pun sosialisasi, kami dari UPN Veteran Jakarta masuk untuk segera membantu program ini agar segera berjalan,” ujar Vina Mahdalena.

Acara sosialisasi yang juga dihadiri  Irpan Ripa’i Sutowo dan Rini Riyantini serta dibantu oleh beberapa mahasiswa Mata Kuliah Komunikasi Visual ini juga diisi dengan penayangan video edukasi, dimana sebelumnya Tim Prodi Ilmu Komunikasi UPNVJ sudah memberikan tes awal untuk mengukur pengetahuan dan sikap awal audiens.

Video edukasi dirancang oleh Tim dari UPN Veteran Jakarta yang melakukan pengambilan gambar (shooting) pada 20 Mei 2023 kolaborasi dengan Tim Bank Sampah Srikandi Desa Pasarean. Video dikemas dengan unsur naratif (cerita) seorang mahasiswa yang mencari tahu tentang bagaimana cara mengurangi sampah dengan segala dampak yang telah dirasakan, seperti banjir, lingkungan kotor, dan lain sebagainya.

Aktor video dibuat dekat dekat audiens yaitu remaja, diharapkan mereka merasa terpanggil dan termotivasi untuk melakukan perubahan dengan cerita yang ditayangkan.

Selanjutnya, konten video terdiri dari pengenalan tentang arti Bank Sampah, nilai yang terkandung dalam sampah, tahapannya mulai dari pemilahan sampah, pengumpulan, penimbangan dan pencairan dana. Bank sampah dinilai menghasilkan uang bagi nasabahnya, sehingga warga sangat antusias untuk mencoba melakukan proses tersebut. Hal ini, tergambar dalam jawaban tes akhir pengukuran pengetahuan dan sikap.

Uji coba video juga dilakukan untuk melakukan pengembangan pada video edukasi yang telah dirancang. Audiens menilai 3 aspek video, yaitu kualitas produksi, relevansi dan konten, serta daya tarik dan keterlibatan penonton.

Karang taruna juga diberikan kegiatan workshop membuat kreasi dari bahan sampah koran dan plastik. Koran disulap menjadi gantungan kunci untuk souvenir hajatan, dan plastik diramu menjadi bunga-bunga imitasi yang indah. Hal ini, menumbuhkan jiwa sociopreneurship untuk bisa meningkatkan nilai dari sampah mentah menjadi barang yang lebih mahal harganya dan bisa dijadikan bisnis.

Karang taruna mengikuti kegiatan workshop yang dipandu oleh Tim Bank Sampah Srikandi yang dipimpin oleh Hamidah hingga selesai dan sangat senang bahwa di desa akan ada binaan mengenai bank sampah. Mereka berharap bank sampah ke depannya tidak hanya menjadi kegiatan menabung dan mengumpulkan sampah namun juga dapat menjadi wadah berkumpul yang menghasilkan kreativitas positif bagi remaja desa.

Sebagai tindak lanjut kegiatan Pengabdian Masyarakat ini, Tim Abdimas akan melaksanakan beberapa pendampingan. “Kegiatan ini, akan kami lanjutkan dengan membina sosial media Bank Sampah Melati yang akan dijalankan oleh Karang Taruna Desa Pamijahan Bogor.” ucap Vina Mahdalena, yang juga merupakan Ketua Tim Pengabdian Masyarakat, Prodi Ilmu Komunikasi UPN Veteran Jakarta.(*)


Posted

in

by

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *