
SAWAHLUNTO, SCIENTIA — Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah akan mengadakan lomba Pacuan Kuda memperebutkan piala Gubernur pada bulan oktober mendatang.
Ia menyebut, itu adalah bentuk dukungannya terhadap olahraga Pacuan Kuda di Sumatera Barat (Sumbar).
“Jika hari ini diselenggarakan Kejurnas Pacuan Kuda memperebutkan Piala Presiden. InsyaAllah pada bulan oktober nanti kita juga akan adakan Pacuan Kuda memperebutkan Piala Gubernur Sumbar,” ungkap Gubernur Mahyeldi.
Itu disampaikan Gubernur Mahyeldi saat membuka secara resmi Kejurnas Pacuan Kuda seri 1 dan seri 2 Piala Presiden ke 57 tahun 2023 di Arena Pacuan Kuda Kandih Sawahlunto, Minggu (30/7/2023).
Gubernur Mahyeldi mengatakan, olahraga Pacuan Kuda sudah menjadi tradisi bagi masyarakat Sumbar, bahkan itu telah berlangsung sejak zaman penjajahan Belanda.
Atas dasar itu ia memandang, memang sudah sepantasnya Kejurnas Pacuan Kuda diselenggarakan di Sumbar.
Menurutnya, Pemerintah Daerah dan Pordasi Sumbar akan siap bahu membahu jika event Kejurnas ini dapat diselenggarakan di Sumbar setiap tahunnya.
Gubernur menjelaskan, penyelenggaraan Kejurnas ini tidak hanya bagus untuk pelaku olahraga berkuda di Sumbar tapi juga dapat mendukung misi pemerintah daerah untuk meningkatkan angka kunjungan wisata melalui tagline “Visit Beautiful West Sumatera 2023”.
Sementara itu Walikota Sawahlunto Deri Asta, selaku Ketua PORDASI Sumbar melaporkan Kejurnas Pacuan Kuda Piala Presiden ke 57 ini diikuti oleh utusan dari Sembilan Provinsi.
Yaitu Provinsi Aceh, Sumbar, Kepri, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Selatan dan Sulawesi Utara.
“Jumlah kuda yang berpacu pada babak final sebanyak 99 ekor kuda, dengan total hadiah sebesar Rp.500 juta,” jelas Deri Asta.
Ia menambahkan, pada Kejurnas Pacuan Kuda Piala Presiden Seri Ke-2 nanti, InsyaAllah akan dihadiri dan dibuka langsung oleh Bapak Presiden RI Bapak Ir. H. Joko Widodo.
“Kami berharap seluruh peserta Kejurnas ini dapat mengedepankan nilai-nilai kejujuran dan sportifitas. Baik antara para atlet, pelatih, official dan terutama kepada seluruh perangkat pertandingan,” harap Ketua Pordasi Sumbar. (adpsb)

Tinggalkan Balasan