
Dharmasraya, Scientia – Dosen Universitas Dharmas Indonesia (UNDHARI) berkolaborasi dengan dosen Universitas Putra Indonesia Padang telah berhasil meraih hibah dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek).
Yakni dalam program Pengabdian Kepada Masyarakat dengan skema Pemberdayaan Berbasis Masyarakat.
Kegiatan ini memiliki tema yang menarik, yaitu “Pendampingan Inovasi Pengolahan Dan Pemasaran Hasil Budidaya Ikan Lele Sebagai Upaya Peningkatan Nilai Ekonomi.”
Tim Pengabdian terdiri dari Dr. Raimon Efendi, S.AB, M.Kom, , Eliza, M.M, dan Fauzi Tri yuniko, M.Kom serta beberapa mahasiswa Universitas Dharmas Indonesia.
Pengabdian ini difokuskan pada Pokdakan Rangkiang Farm, yang berlokasi di Nagari Koto Baru, Kecamatan Koto Baru, Kabupaten Dharmasraya dengan ketua Bapak Nungki Latif, S.Kom.
Pokdakan Rangkiang Farm memiliki potensi besar untuk menghasilkan ikan lele dengan lebih produktif dan efisien melalui penerapan teknologi yang tepat.
Ini adalah sebuah kelompok pembudidaya ikan lele yang berdiri atas dasar kepercayaan, keserasian, keakraban, dan kerjasama untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat.
Menurut Ketua Tim Pengabdian, Dr. Raimon Efendi, S.AB, M.Kom, pengamatan awal mereka mengungkapkan beberapa permasalahan yang dihadapi oleh Pokdakan Rangkiang Farm.
Diantaranya adalah ketidakmampuan mitra untuk menerapkan manajemen usaha dalam mengelola hasil budidaya ikan lele.
Kemudian kurangnya pengetahuan tentang teknologi modern, harga pakan yang semakin tinggi, kurangnya inovasi produk, dan pemahaman rendah terkait strategi pemasaran berbasis digital.
Tujuan Kegiatan
Oleh karena itu, tujuan dari kegiatan ini adalah mengaplikasikan IPTEK (Ilmu Pengetahuan dan Teknologi) dalam inovasi produk olahan lele seperti lele asap, lele krispi dan stik lele.
Kegiatan ini juga bertujuan memperoleh keterampilan dalam membuat dan memproduksi produk olahan lele seperti lele asap, lele krispi dan stik lele.
Kemudian memberikan pemahaman dan pengetahuan terkait manajemen usaha dan pemasaran produk olahan mereka dengan strategi pemasaran sehingga dengan strategi tersebut memberikan pemahaman untuk dapat menawarkan produk.
Serta dapat memberikan pemahaman dan skill penggunaan teknologi untuk memasarkan produk secara online.
Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat pada Pokdakan Rangkiang Farm ini merupakan perwujudan Green Economy atau ekonomi hijau yang merupakan gagasan ekonomi.
Ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan dan kesetaraan sosial masyarakat.
Sekaligus mengurangi risiko kerusakan lingkungan secara signifikan hemat sumber daya alam dan berkeadilan sosial.
Kegiatan Pengabdian Masyarakat ini sangat berfungsi mendukung IKU Perguruan tinggi seperti dilibatkannya mahasiswa dalam kegiatan pemberdayaan berbasis masyarakat yang dapat menambah pengetahuan dan pengalaman mahasiswa diluar kampus.
Serta mendukung IKU Perguruan Tinggi dosen berkegiatan diluar kampus. Dosen berkontribusi dalam mendukung ekonomi masyarakat agar tercapai kesejahteraan masyarakat khususnya peningkatan nilai ekonomi hasil perikanan.
Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mengatasi masalah-masalah tersebut dan meningkatkan kemampuan mitra dalam manajemen usaha, inovasi produk, dan pemasaran.
Tim melaksanakan berbagai metode, termasuk studi pendahuluan, pelatihan intensif, pendampingan, dan evaluasi berkelanjutan.
Mereka juga memperkenalkan manajemen usaha yang efisien melalui pembukuan sederhana.
Serta melatih mitra dalam pengolahan ikan lele menjadi produk bernilai tambah seperti lele asap, stik lele.
Produk-produk tersebut dikemas secara menarik untuk meningkatkan daya tarik dan daya jualnya, dan strategi pemasaran yang efektif dengan melibatkan situs web dan media sosial.
Apresiasi Kegiatan
Ketua Pokdakan Rangkiang Farm Nungki Latif. S.Kom sangat mengapresiasi kegiatan pengabdian ini dan sangat senang menyambut TIM pengabdian di pokdakan nya.
Menurutnya, hasil kegiatan Pengabdian dosen Undhari ini sungguh mengesankan.
“Kami sebagai peternak ikan lele mengalami peningkatan produksi, kualitas produk, dan pendapatan yang signifikan,” katanya.

Di sisi lain, konsumen kini memiliki akses yang lebih mudah ke produk ikan lele berkualitas tinggi.
Proyek ini menunjukkan pentingnya kolaborasi antara perguruan tinggi dan masyarakat dalam mendukung pertumbuhan industri budidaya ikan lele yang berkelanjutan di era digital.
TIM Pengabdian menyarankan agar semua peternak lele terus mengadopsi teknologi dan inovasi ini serta menjalin kerja sama dengan pihak terkait untuk pengembangan lebih lanjut.
Langkah-langkah ini akan berkontribusi pada pertumbuhan industri budidaya lele yang berkelanjutan di era digital ini.
Kemudian menciptakan win-win solusion bagi peternak dan konsumen, serta mendukung peningkatan ekonomi di wilayah tersebut. (tnl)

Tinggalkan Balasan