
Pasbar, Scientia – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Pasaman Barat, Sumbar melaksanakan sosialisasi untuk untuk mengajak masyarakat melakukan pengawasan partisipatif pada Pemilu 2024 mendatang.
Sosialisasi pengawasan pemilu partisipatif itu bertema “Louncing Nagari Pengawasan Zero Politik Uang” itu, dihadiri oleh seratusan peserta yang dilaksanakan di Gedung KSB Manjunjung Bilang, Jorong Sungai Aur, Nagari Salinga Muaro, Kecamatan Sungai Aur, Selasa (10/10/2023).
Ketua Bawaslu Pasaman Barat, Wanhar melalui Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat Bawaslu Pasaman Barat Beldia Putra mengatakan Bawaslu Pasaman Barat terus melaksanakan kegiatan sosialisasi untuk meningkatkan pengawasan partisipatif berbagai kalangan masyarakat.
Ia mengatakan, Bawaslu Pasaman Barat melaksanakan sosialisasi pemilu untuk meningkatkan pengawasan partisipatif di kalangan masyarakat seperti perangkat Pemerintah Nagari, ASN, pemuda.
Kemudian kaum perempuan, kelompok potensial, organisasi kepemudaan, dan media ditandai dalam pemukulan gong bersama, pertanda Launching Kampung Pengawasan Zero Politik Uang di Pasaman Barat kita gaungkan, katanya
Ia menyampaikan kalau pemilu itu tidak diawasi maka pemilu itu tidak akan berkualitas dan tidak berintegritas.
“Maka kontribusi utama pengawasan pemilu itu selain mendorong terwujudnya pelaksanaan pemilu yang berkualitas secara teknis, kita juga mengajak masyarakat untuk tahu dan paham apa itu pelangaran pemilu dan politik uang,” katanya.
Dukungan Pemkab
Sementara itu, Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat Nagari (DPMN) Pasaman Barat Syaikhul Putra mengatakan politik uang dalam pemilihan pemimpin maupun wakil rakyat tidak saja menghilangkan kesempatan munculnya pemimpin dan wakil rakyat yang berkualitas.
Pemerintah daerah mengapresiasi inisiatif dan inovasi Bawaslu Kabupaten Pasaman Barat yang telah menyelenggarakan Launching Nagari Pengawasan Zero Politik Uang
Ia menyebutkan Pemkab juga mendukung langkah Bawaslu Pasaman Barat dalam mendorong pemerintah Nagari serta masyarakat untuk bersama-sama menyukseskan Pemilu 2024 dan menghindari politik uang dan politisasi SARA demi terselenggaranya Pemilu 2024 yang demokratis dan berintegritas.
“Launching Nagari Pengawasan Zero Politik Uang merupakan ide inovatif dalam upaya memberikan edukasi kepada masyarakat untuk menjadi pemilih yang cerdas, tidak mudah diimingi-imingi oleh janji sejumlah uang,” pungkasnya. (Idn)

Tinggalkan Balasan