Wabup Pasbar: Jangan Ketika Ada Bencana, Besoknya Baru Ditolong

PASBAR, SCENTIA— Wakil Bupati Pasaman Barat (Pasbar) Risnawanto dalam Apel Gabungan mengingatkan kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Sosial (Dinsos), dan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), untuk selalu siaga.

Kemudian berkoordinasi baik dengan nagari dan kecamatan yang memiliki daerah yang rawan bencana,

Hal itu disampaikannya disaat apel gabungan pada Senin (6/11) di Halaman Kantor Bupati setempat.

“Jangan sampai ada bencana dan baru dapat informasi dari masyarakat, besoknya baru ditolong. Ini diharapkan kita dapat bergerak cepat, sehingga masyarakat dapat tertolong dengan cepat. Antisipasi ini harus kita lakukan sedini mungkin,” tegasnya

Risnawanto juga mengingatkan seluruh OPD di Lingkup Pemkab Pasbar untuk melakukan efesiensi penggunaan anggaran.

Ia menjelaskan hal tersebut dilakukan karena adanya pengalokasian anggaran dalam pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) seperti di bidang kesehatan dan pendidikan serta pengalokasian untuk Program Nasional Pemilu Serentak 2024 yang akan berdampak kepada pembangunan fisik infrastruktur sarana dan prasarana.

“Adanya pengalokasian anggaran kita dalam pembangunan SDM, seperti di bidang akses kesehatan yaitu melalui program UHC. Program ini diharapkan dapat meningkatkan harapan hidup masyarakat Pasaman Barat. Alokasi ini cukup besar sekitar 70 milyar lebih,” jelasnya

Ia menambahkan pengalokasian anggaran juga dilakukan dalam pembangunan SDM di bidang pendidikan melalui pengangkatan 1.200 lebih tenaga PPPK Guru dan pengalokasian untuk Program Nasional Pemilu Serentak 2024 sekitar 18 milyar.

“Faktor kedua yaitu upaya pembangunan SDM di bidang pendidikan melalui pengangkatan PPPK Guru 1.200 lebih. Tentu ini membutuhkan anggaran yang besar. Namun ini bertujuan untuk meningkatkan pendidikan di Pasaman Barat dan mensejahterakan tenaga pendidik”, katanya

Sehingga SDM Pasbar juga akan meningkat, karena saat ini tingkat pendidikan di Pasbar masih rendah.

Faktor selanjutnya yaitu Program Nasional 2024 yaitu Pemilu Serentak yang membutuhkan anggaran cukup besar.

Sesuai instruksi pemerintah pusat bahwa pemerintah daerah wajib menyediakan anggaran sebesar 40 persen dari kebutuhan pada Pemilu, di Pasbar diperkiraan sekitar 18 miliar,” jelasnya (idn)


Posted

in

by

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *