Pemahaman E Commerce Bagi Perluasan Pasar UMKM

        

Shanti Darmastuti

Dosen Program Studi Hubungan Internasional Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta

Perkembangan digitalisasi menjadi fenomena yang sangat menarik bagi setiap orang untuk mempermudah kegiatan di bidang ekonomi tetapi juga membantu setiap orang untuk dapat berinteraksi dengan lebih mudah. Kehadiran peningkatan digitalisasi ini juga ditandai dengan hadirnya e-commerce yang memberikan banyak peluang bagi pelaku usaha. Melalui e-commerce ini, maka transaksi dapat dijalankan berbasiskan teknologi internet. Tatap muka yang merupakan kegiatan utama dalam transaksi ekonomi tidak lagi menjadi satu hal utama untuk dapat bertemu dengan konsumen.

Kehadiran e-commerce memberikan peluang bagi pelaku usaha untuk dapat memperluas jaringan pasar mereka. Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) sebagai basis pendorong pertumbuhan ekonomi di Indonesia juga mendapatkan manfaat dari kehadiran e-commerce. Efisisensi biaya menjadi salah satu manfaat yang bisa diambil di sini. Pemasaran secara online juga menjadi keunggulan yang ditawarkan karena pelaku usaha maupun UMKM tidak perlu bertemu dengan konsumen.

Melalui pemasaran berbasis internet memberikan peluang besar untuk dapat memasarkan produk secara luas dan beragam. Sistem pembayaran berbasis online juga menjadi sisi positif yang ditawarkan. Banyaknya e-marketplace yang hadir dalam kegiatan usaha secara online memberikan pilihan yang beragam bagi pelaku usaha untuk memilih jenis e-marketplace yang bisa memberikan keuntungan bagi pemasaran produk mereka.

Namun, di balik banyaknya peluang ini, apakah UMKM dapat memanfaatkannya secara optimal? Pertanyaan ini menjadi latar belakang untuk melakukan kegiatan pengabdian masyarakat yang berfokus pada pemanfaatan e-commerce dalam menciptakan ketahanan ekonomi.

Kegiatan penyuluhan dan pendampingan bertemakan e-commerce ini ditujukan pada para pelaku UMKM di Desa Serua, Bojongsari, Depok. Pemahaman terkait manfaat e-commerce ini penting mengingat bahwa tidak semua UMKM memahami tentang manfaat dari e-commerce. Kalaupun mereka mengetahui tentang apa itu e-commerce, mereka masih dihadapkan dengan sejumlah tantangan.

Dari kegiatan pengabdian yang dilakukan, diketahui bahwa masih banyak UMKM yang memasarkan produknya hanya berbasis pada jaringan pertemanan. Kondisi ini tentu saja belum memberikan keuntungan ataupun perluasan pasar yang maksimal bagi pelaku UMKM.

Di samping itu, beberapa pelaku UMKM yang hadir dalam kegiatan penyuluhan juga masih mengeluhkan tentang bagaimana untuk dapat menarik konsumen yang banyak atau paling tidak melihat produk yang mereka pasarkan. Menyikapi hal ini, dalam kegiatan pengabdian masyarakat tidak hanya berisi penyuluhan saja, tetapi juga terdapat kegiatan pendampingan bagi UMKM dalam memanfaatkan perkembangan e-commerce.

Hadirnya narasumber dalam kegiatan yang telah memiliki pengalaman dalam kegiatan pemasaran melalui beberapa jenis e-marketplace sangat membantu pelaku UMKM dalam melatih keterampilan mereka untuk dapat memasarkan produk secara online. Kegiatan penyuluhan dan pendampingan ini mendapatkan respons positif dari para peserta dilihat dari hasil pretest dan postets yang dilakukan.

Sejumlah pelaku UMKM bahkan menginginkan adanya kegiatan lanjutan dari pelatihan e-commerce. Hal ini menjadi cerminan bahwa masih banyak upaya yang perlu  dijalankan untuk dapat menggali potensi UMKM dalam memperoleh manfaat ekonomi dari kehadiran e-commerce. (*)


Posted

in

by

Tags:

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *