Forum Kota Sehat (FKS) Kota Bukittinggi menggelar pembinaan pada kader FKKS dan Pokja Kelurahan Sehat tahun 2024.

Demi Lingkungan yang Sehat, Bersih dan Nyaman, FKS Bukittinggi Gelar Pembinaan Kader dan Pokja

Bukittinggi, Scientia.id –  Forum Kota Sehat (FKS) Kota Bukittinggi menggelar pembinaan kader FKKS dan Pokja Kelurahan Sehat 2024. Selain itu, hal ini sebagai bentuk memperkuat komitmen menciptakan lingkungan yang sehat, bersih, aman dan nyaman.

Ketua FKS Bukittinggi Fiona Erman Safar melalui Wakil Ketua, Ali Rahman mengatakan bahwa pembinaan ini dilakukan selama tiga hari.

“Diawali Kamis (02/05) di Kecamatan Guguak Panjang, Jumat (03/05) di Kecamatan Mandiangin Koto Selayan (MKS) dan Selasa (07/05) di Kecamatan Aur Birugo Tigo Baleh (ABTB),” katanya dalam keterangan yang diterima Scientia.

Menurutnya, hasil dari penilaian 48 Kementrian dan Lembaga di pusat pada 2023 lalu, tentu menjadi bahan evaluasi penting, untuk lebih baik ke depannya. Dimana, pada tahun lalu Bukittinggi meraih penghargaan kota sehat, Swasti Saba Wiwerda.

“Kita jelaskan pada Forum Komunikasi Kecamatan Sehat (FKKS) dan Pokja Kelurahan Sehat, kalau tahun lalu Bukittinggi raih Swasti Saba Wiwerda. Untuk itu, tentu butuh kerjasama dan dukungan dari kelurahan dan kecamatan, untuk bisa lebih baik dan kembali meraih Wistara di 2025 mendatang,” ungkapnya.

Untuk itu, pembinaan di kecamatan dan kelurahan kembali digiatkan. Bagaimana, administrasi dari pokja dan FKKS tersusun rapi, agar setiap permasalahan dapat diselesaikan dengan baik.

“Meskipun penilaian akan dilaksanakan di 2025, namun semua tahapannya sudah dimulai di 2024. Penilaiannya pun memang untuk dua tahun, yang dinilai dan diverifikasi nantinya adalah data 2024 dan 2025. Bagaimana administrasinya, bagaimana inovasinya, ini yang perlu kita gerakkan dari bawah, dari masyatakatnya langsung,” ujarnya.

Baca Juga: Perwakilan Negeri Kelantan Kunjungi Bukittinggi, Bahas Bisnis dan Program Silang Budaya

Setelah dari kecamatan dan kelurahan, FKS sendiri akan berkomunikasi dan berkoordinasi dengan setiap SKPD, yang tergabung dalam tim pembina FKS. Permasalahan yang terjadi di masyarakat, agar dicarikan solusi dan inkubasi yang ada, dapat didukung pemerintah daerah. (*)


Posted

in

by

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *