Agam, Scientia.id – Bupati Agam Andri Warman mengangkat empat orang anak asuh yang orang tuanya (Benny Frivanda) menjadi korban meninggal dunia akibat tertimpa material longsor saat bencana banjir bandang lahar dingin dan galodo yang terjadi, Sabtu (11/5/2024).
Benny Frivanda merupakan Wali Jorong Balai Panjang, Nagari Kamang Hilia, Kecamatan Kamang Magek yang memiliki empat anak yang masih kecil.
“Bapak ibu, izinkan saya menjadikan 4 anak almarhum sebagai anak asuh. Mereka akan saya sekolahkan hingga selesai,” ujar Andri Warman kepada pihak keluarga almarhum saat bertakziah ke rumah duka di Jorong Balai Panjang, Nagari Kamang Hilia, Jumat (17/5/2024).
Bupati Andri Warman menyatakan rasa duka mendalam dan prihatin atas musibah yang dialami. Bahkan dampaknya, almarhum meninggalkan 4 anak masih sangat kecil.
“Do’a kan saya sehat selalu, anak almarhum akan saya pertanggungjawabkan dan disekolahkan sampai selesai,” sebutnya dengan nada sendu.
Pernyataan Bupati Agam itu, seketika membuat suasana menjadi haru. Bahkan ucapan rasa syukur terdengar dari pihak keluarga almarhum.
“Alhamdulillah, terimakasih ya Allah,” ujar istri almarhum, Nuryanti dan pihak keluarga.
Keempat anak almarhum yaitu, Fhryzi Dafiq Ataya (9), Hasyim Alby Frivanda (6), Hisyam Alby Frivanda (6) dan Haniyya Aybe Frivanda (1).
Baca Juga: SDN 03 Koto Tuo Agam Rusak Parah Diterjang Banjir, 182 Siswa Terdampak
Pada kesempatan yang sama, Andri Warman juga menyerahkan santunan kematian sebesar Rp42 juta dari BPJS Ketenagakerjaan. (*)

Tinggalkan Balasan