Agam, Scientia.id – Sebanyak 35 perpustakaan yang ada di Kabupaten Agam menerima bantuan dari Perpustakaan Nasional (Perpusnas). Bantuan ini terdiri dari 1.000 judul buku siap pakai, satu rak buku, serta pendampingan bagi pengelola perpustakaan.
Bupati Agam Andri Warman mengatakan dari 35 perpustakaan yang menerima bantuan, 19 di antaranya merupakan perpustakaan nagari dan 16 lainnya adalah Taman Bacaan Masyarakat (TBM).
Ia menambahkan, bantuan yang diberikan Perpusnas RI ini sejalan dengan misi Kabupaten Agam dalam mewujudkan sumber daya manusia yang berkualitas dan berkarakter.
Menurutnya, bantuan yang diberikan dapat meningkatan akses dan kualitas literasi masyarakat Kabupaten Agam, sehingga masyarakat semakin teredukasi dan berdaya saing.
“Semoga kerjasama yang baik ini terus berlanjut dan membawa manfaat besar bagi perkembangan literasi dan pendidikan di daerah kami,” ungkap bupati dalam Rakornas bersama Perpusnas RI belum lama ini.
Bupati yang juga seorang akedemisi, berharap dengan adanya bantuan tersebut, akses terhadap bacaan bermutu akan semakin mudah dijangkau masyarakat, khususnya di daerah-daerah terpencil.
“Bantuan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam memperkuat budaya literasi di Indonesia, dengan harapan dapat mencetak generasi yang lebih cerdas dan berdaya saing,” ucapnya.
Diketahui, selain memberikan buku dan rak, Perpusnas juga menyediakan program pendampingan bagi para pengelola perpustakaan.
“Program ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pengelola dalam mengelola perpustakaan secara profesional dan efisien,” ujar bupati. (*)

Tinggalkan Balasan