SMA Negeri 3 Pariaman Berupaya Maksimal Memfasilitasi Minat dan Bakat Siswa

PARIAMAN, scientia.id – Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 3 Pariaman terus berupaya maksimal memfasilitasi pengembangan minat, abakat, dan potensi siswa untuk menghadapi dunia kerja setelah lulus. Mulai dari bakat di sektor pendidikan kewirausahaan, kearifan lokal, akademisi, keagamaan hingga pendidikan prakepemimpinan.

“Setiap siswa memiliki bakat dan minat masing – masing. Itu mesti kita fasilitasi dengan baik, supaya siswa-siswa ini memiliki bekal menghadapi dunia kerja setelah lulus sekolah,” ujar Kepala SMAN 3 Pariaman, Zulfahmi saat di temui scientia di ruang kerjanya.

Untuk kewirausahaan, sekolah memberikan ruang bagi peserta didik untuk menentukan pilihan usaha sesuai dengan potensi yang dimiliki. Pilihan-pilihan usaha itu kemudian akan difasilitasi melalui kerja sama dengan pihak pemerintah, swasta, serta alumni.

“Jiwa pengusaha itu harus dibentuk mulai dari sekarang. Apalagi, tidak semua peserta didik memilih melanjutkan jenjang pendidikan ke perguruan tinggi selepas sekolah,” kata Zulfahmi lagi.

Begitu juga dengan kegiatan lainnya, bagi peserta didik yang memilih menjadi akademisi, juga disediakan ruang dengan memancing hasrat siswa mengemukakan hasil-hasil pemikiran masing-masing. Kemudian diajarkan menulis, memahami buku bacaan, serta menuangkannya dalam bentuk materi dan konsep pembelajaran.

“Jadi, ketika peserta didik melanjutkan pendidikannya ke jenjang perkuliahan, mereka telah terbiasa memetakan apa saja yang harus dilakukan dan dicapai saat di perguruan tinggi. Sehingga, mereka tidak lagi mengalami kebingungan saat kuliah,” ujarnya lagi.

Di samping itu, kata Zulfahmi, peserta didik juga dibekali dengan ilmu keagamaan, kebudayaan Minagkabau, dan dilatih untuk menjadi pemimpin. Hal tersebut diharapkan bisa menjadi self control bagi peserta didik dalam berinteraksi di tengah-tengah masyarakat maupun di dunia kerja.

“Mudah – mudahan apa yang kita rencanakan ini, benar-benar diaplikasikan oleh peserta didik. Sebab, merekalah yang akan menjadi pemeran utama dari setiap proses yang mereka jalani,” tutupnya. (zan)


Posted

in

by

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *