Padang, Scientia.id – Lima Komisioner Komisi Informasi (KI) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) ikuti rapat koordinasi nasional (Rakornas) di Kalimantan Selatan (Kalsel). Rakornas diikuti oleh seluruh KI Provinsi se-Indonesia dan membahas persoalan-persoalan strategis yang dihadapi Lembaga KI saat bekerja, salah satunya persoalan sekretariat dan anggaran KI.
Persoalan sekretariat hampir dialami oleh seluruh Lembaga KI di Indonesia, termasuk di Sumbar. Persoalan itu menyangkut struktur sekretariat atau jabatan sekretaris yang belum begitu kuat posisinya, apakah jabatan sekretaris itu, eselon tiga atau eselon dua.
“Selama ini masih rangkap jabatan dengan pejabat yang ada di Kominfo Sumbar. Isu yang seperti ini menjadi pembahasan dalam Rakornas,” ujar Komisiooner KI, Idham Fadhil pada Scientia, Minggu (16/6/2024).
Selain sekretariat, isu lain yang dibahas dalam Rakornas adalah persoalan anggaran. Selama ini, anggaran KI Sumbar dialokasikan dari APBD, bukan dari APBN. Pengaloaksian anggaran KI akan mempengaruhi kinerja dan independensi KI.
“Independensi itu kan roh dari KI, jadi anggarannya jangan sampai mempengatuhi independensi itu. Karena persaoalan informasi akan banyak melibatkan pemangku kewenanan,” kata Fadhil yang juga manager Persikopa.
Baca Juga: KI Sumbar Gelar Baralek Gadang KIP 2024 di Payakumbuh
Rakornas diikuti oleh kelima Komisioner KI Sumbar yaitu Ketua Musfi Yendra, Wakil Ketua Tanti Endang Lestari, Anggot Riswandi, Mona Sisca dan Idham Fadhil. (yrp)

Tinggalkan Balasan