United Nations Environment Programmer (UNEP) bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Agam mensosialisasikan pertanian organik dan eco enzyme (Foto: Ist)

UNEP dan Pemkab Agam Kerja Sama Soal Pertanian Organik dan Eco Enzyme

Agam, Scientia.id – United Nations Environment Programmer (UNEP) bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Agam mensosialisasikan pertanian organik dan eco enzyme. Senior Exsecutive UNEP, Surya Yusuf mengatakan acara ini merupakan bagian dari kegiatan magang II Praja Muda IPDN Kampus Sumatera Barat angkatan XXXIII.

Ia menjelaskan eco enzyme merupakan hasil dari fermentasi limbah organik segar yang memiliki berbagai macam manfaat.

“Diantaranya adalah sebagai pupuk tanaman, pembersih, sabun cuci piring, dan lain sebagainya,” katanya, Jumat (21/6/2024).

Dikatakannya, eco enzyme bersifat katalisis bioaktif, peran dekomposisi, transformasi dan reorganisasi, menguraikan senyawa organik yang tidak larut menjadi senyawa organik yang larut dalam air.

“Eco enzyme ini dapat menghambat atau melawan aktivitas mikroorganisme berbahaya, terutama bakteri patogen dan bakteri pembusuk,” jelasnya.

Sementara Bupati Agam diwakili Sekda Agam Busti mengatakan kegiatan ini sangat bermanfaat khususnya dalam mengembangkan dan memajukan sektor pertanian dan menjaga lingkungan agar tetap bersih dan sehat.

Dikatakan, eco enzyme ini memiliki banyak manfaat, mulai dari bidang pertanian, lingkungan, kesehatan dan lain sebagainya.

“Jika masyarakat bisa mengolah dan memanfaatkan eco enzyme ini dengan baik, tidak menutup kemungkinan juga akan bisa meningkatkan perekonomian masyarakat,” ujarnya.

Baca Juga: Sungai dan Gorong-gorong Pasar Rabaa Agam Dibersihkan Antisipasi Banjir Susulan

Kegiatan ini dilanjutkan dengan diskusi dan penjelasan dari Senior Exsecutive UNEP, Surya Yusuf terkait manfaat dan fungsi dari eco enzyme. (*)


Posted

in

by

Tags:

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *