Hilang Selama 3 Hari, Begini Kronologis Penemuan Jasad Gadis Remaja Penjual Gorengan di Padang Pariaman

Padang Pariaman, Scientia – Ditemukan meninggal dan terkubur di dalam tanah, jasad Nia Kurnia Sari (18) didapati tanpa menggunakan busana. Kapolres Padang Pariaman, AKBP Ahmad Faisol mengatakan, pakaian yang digunakan NKS ditemukan tidak jauh dari lokasi jasadnya dikubur.

Kematian NKS menjadi tanda tanya hingga saat ini, yang diduga pihak kepolisian merupakan kasus pembunuhan. Namun hal itu belum dapat dipastikan, lantaran masih dalam proses penyelidikan.

Ditemukannya jasad NKS, berjarak sekitar 1,5 KM dari rumahnya di Korong Pasa Surau, Nagari Guguak, Kecamatan 2×11 Kayu Tanam. Tepatnya ia ditenukan di Korong Pasang Galombang, Nagari Kayu Tanam, Kecamatan 2×11 Kayu Tanam pada Minggu sore (08/07/2024) sekitar pukul 15.54 WIB.

NKS diketahui hilang oleh keluarganya setelah dirinya tidak pulang dari berjualan gorengan pada hari Jum’at (06/092024) sejak pukul 16.00 WIB. Biasanya NKS pulang berjualan sekitar pukul 18.00 WIB, namun sampai pukul 20.00 WIB ia tak kunjung sampai dirumahnya.

Hal itu lantas membuat keluarganya khawatir dan melakukan pencarian. Dalam pencarian, keluarga menemukan jilbab dan dagangannya yang berserakan, sedangkan NKS tidak ditemukan.

Pada akhirnya pihak keluarga melaporkan kejadian kehilangan tersebut kepada pihak kepolisian setempat dan dilakukan pencarian bersama BPBD, TNI serta masayarakat hingga pukul 02.00 WIB. Sayangnya pencarian itu belum membuahkan hasil.

Pagi harinya, Sabtu (07/09/2024) tim gabungan terus melakukan pencarian lebih lanjut hingga berlangsung selama 3 hari. Dihari ketiga, Minggu (08/09/2024) ditemukanlah gundukan daun yang dicurigai tidak jauh dari tempat ditemukannya barang dagangan NKS. Ternyata di bawah gundukan daun tersebut terdapat tanah bekas galian yang telah ditimbun kembali.

Lalu tim gabungan bersama msayarakat melakukan penggalian, dan benar ada seorang wanita yang terkubur didalamnya. Setelah ditemukan, tim gabungan melakukan evakuasi jasad NKS serta dibawa ke RS Bhayangkara untuk dilakukan autopsi.

Sementara, pihak kepolisian belum menemukan pelaku atas dugaan kasus pembunuhan tersebut dan belum mengetahui motifnya. Penyelidikan terus dilakukan, sehingga pihak kepolisian meminta keluarga dan masyarakat untuk menunggu informasi selanjutnya.

“Saat ini kami proses lidik untuk mengumpulkan bukti – bukti sekaligus keterangan keluarga,” ujar Kapolres.

Diketahui, bahwa NKS merupakan seorang gadis remaja yang berjualan gorengan dengan cara menjajakannya eliling kampung. Ia berjualan untuk membantu ekonomi keluarganya.(yrp)


Posted

in

by