
Kegiatan ini bertujan untuk mempersiapkan TPP untuk mengikuti sertifikasi.
“Oleh karena itu, hari ini kita tengah mempersiapkan diri untuk menghadapi sertifikasi TPP melalui asosiasi ini. Sehingga akan memfasilitasi seluruh TPP untuk meraih gelar kompeten sebagai pendamping desa,” ujar Ketua DPC Asosiasi APMDN Padang Padang Pariaman, Alva Anwar.
Pada kesempatan yang sama, Kotua Dewan Pimpinan Wilayah APMDN Sumbar, Pendamping Wilayah (KPW), Sugito mengatakan bahwa pendamping desa harus memiliki sertifikasi keahlian.
Sebab, pengakuan keahlian menjadi syarat utama bagi pendamping dalam mendampingi desa.
“Ini perlu dilakukan, karena dengan disertifikasinya pendamping desa, menunjukkan bahwa tenaga-tenaga ini berkompeten dalam mengawal pembangunan desa,” kata Sugito.
Sementara itu, Wakil Bupati Padang Pariaman, Rahmang mengapresiasi kegiatan yang telah diselenggarakan APMDN setempat. Dia menyebut, keberadaan pendamping desa di nagari sangat membantu masyarakat di seluruh aspek.
Menurutnya, adanya sertifikasi bagi TPP sangat penting, agar barometer akurasi pekerjaan pendamping desa benar-benar dirasakan oleh masyarakat. Sehingga menghasilkan pemberberdayaan-pemberdayaan yang nyata bagi masyakat.
“Maka dengan adanya sertifikasi ini, negara dan masyarakat bisa merasakan kinerja pendamping desa yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat dalam membangun nagari,” ujar Rahmang.
Rahmang berharap, pemerintah dan pendamping desa dapat bekerjasama dan sama-sama bekerja dengan baik guna membangun daerah. Sebab koordinasi yang baik akan menjadi jalan utama dalam setiap pembangunan.(Ajo)

Tinggalkan Balasan