
Ketua Pelaksana Baznas Kota Pariaman, Dedi Kurniadi mengatakan, sosialisasi ZIS kepada para Da’i dan Da’iyah bertujuan, untuk memanggil warga Kota Pariaman agar tergerak menyisihkan rezekinya.
Dedi menyebut, dari kumpulan ZIS yang diterima Baznas, nantinya akan disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan, baik untuk keperluan beasiswa pendidikan, bantuan orang sakit, bantuan usaha dan lainnya.
“Oleh karena itu, peran Da’i dan Da’iyah sangat penting untuk menanggil orang-orang yang memiliki kelebihan rezeki, agar mau berzakat, berinfak dan bersedekah. Semua itu, untuk membatu masyarakat lainnya,” ujar Dedi.
Dedi mengatakan, saat ini masyarakat di Kota Pariaman banyak mengajukan proposal bantuan ke Baznas, namun karena keuangan yang tidak terlalu memadai, membuat Baznas sedikit kesulitan untuk menentikan nominal bantuan yang akan diberikan.
“Proposal yang masuk banyak. Semua proposal yang diajukan itu pasti kita bantu, hanya saja nominalnya tentu tidak besar,” katanya.
Oleh sebab itu Dedi berharap, melalui khutbah, maupun ceramah yang disampaikan oleh Da’i dan Da’iyah bisa mengajak masyarakat untuk mau memberikan zakat, infak dan sedekahnya ke Baznas.
Apalagi, pihaknya melihat bahwa masih banyak warga Kota Pariaman yang dinilai mampu berzakat, berinfak, dan bersedekah, namun tidak mau untuk membagi rezekinya.
“Melalui ceramah dan khutbah yang disampaikan nantinya, diharapkan dapat membuat masyarakat terpanggil hatinya untuk mau berbagi rezeki,” sampainya.
Sementara itu, sebagian keuangan Baznas juga digunakan untuk membantu pembiayaan program pendidikan Pemerintah Kota Pariaman, yaitu Satu Keluarga Satu Sarjana (Saga Saja). (Ajo)

Tinggalkan Balasan